Yuke Sumeru Pemain Bas; Penghapal al-Quran

Yuke Sumeru pemain bas di band Gong 2000. Di daerah Bandung, hampir tak ada yang tak mengenal dia sebagai jawara pemain Band. Selain mahie musik rock, ia pun mahir memainkan musik jazz. Bakat musik Yuke ditemukan oleh almarhum Harry Roesli. Oleh Harry, Yuke dicekoki wawasan mendengarkan sejumlah piringan pirinagn hitam kolekasi Harry Roesli seperti Brand X,Weather Report. Selain itu, ia mendengarkan jawara bass seperti Jeff Berlin,Jaco Pastorius,Percy Jones,Ralph Armstrong dan lain-lain.

Popularitas Yuke mulai menanjak pada 70-an lewat ban rock bernama trio G’Brill (akronim dari Generasi Brillian). Trio asal Bandung ini membawakan repertoar Emerson Lake & Palmer (ELP). Selain membawakan ELP, sekitar 1978-1979, G’Brill mulai mencoba membawakan karya-karya jazz rock Return To Forever-nya Chick Corea.

Sudah lumrah, seorang anggota band pria, pasti akan selalu dikelilingi oleh wanita-wanita cantik yang siap untuk diajak melakukan apa saja, termasuk melakukan seks bebas. Ariel adalah salah seorang contoh nyata, betapa seorang anggota band, akan mudah mendapatkan fans tipe apapun. Itu baru aktivitas seks bebas, belum termasuk aktivitas lain seperti mabuk-mabukan maupun menggunakan narkoba.

Itulah yang membuat Yuke Sumeru sadar. Tak peduli dengan karir bermusikyang penuh dengan kemaksiatan, matrialistik, dan hedonis, Alhamdulillah ia pun segera berhijrah. Ia meninggalkan dunia musik dan belakangan menikmati Islam. Keputusan Yuke sungguh tepat, sebagaimana firman Allah swt di dalam al-Quran surah al-An’am, al-Ankabut, dan surah Muhammad berikut ini:

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (Surah al-An’am ayat 32)

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (Surah al-Ankabut ayat 64)

“Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.” (Surah Muhammad ayat 36).

Yuke Sumeru serius mendalami agama Allah swt, selama tujuh tahun ia kuliah dan menuntaskan gelar Master of al-Quran (MA) di sebuah Sekolah Tinggi Ilmu al-Quran di Jakarta. Dan kini ia menjadi hafidz alias penghafal al-Quran.

Yuke kini memilih jalan dakwah untuk menyebarkan ajaran Allah swt. Namun, tak seperti Ustaz-Ustaz selebriti yang sering muncul di televisi dan hanya mengandalkan pendapatan dari berdakwah dengan memasang tarif, Yuke memilih ikuti cara Rasulullah saw, yakni menjadi pengusaha. Ia justru menolak menerima bayaran dari setiap aktivitas dakwahnya. Tak heran, fokus dakwahnya justru pada rakyat miskin yang tak mampu membayar Ustaz atau Kiai.

“Kehidupan sederhana dengan harta utama Islam, telah membuat saya merasa hidup ini lebih tenang dan lengkap,” ujarnya.

Semoga mengisnpirasi dan bermanfaat.

Sumber inspirasi: __http://goo.gl/01R03j

1 Comment

  1. Achmad SurosoReplyMaret 15, 2014 at 12:25 

    Subhanallah…, saya ingin meniru jejaknya. Saya ingin bertemu beliau, tausiahnya di MNC muslim sangat menyentuh hati saya dan keluarga saya. Semoga Allah mempertemukan saya dengan beliau.

Tinggalkan Balasan

Send this to a friend