Titik Rawan Kebenaran Sebab Jatuhnya Pesawat Sukhoi

Pada kunjungan terakhirnya ke Indonesia, Presiden Obama menandatangani kesepakatan dengan Indonesia, menjual 230 pesawat Boeing dengan jaminan pinjaman $ 22000000000 dari AS Ekspor-Bank (EX-IM Bank). Obama mengatakan kesepakatan memasok pesawat Boeing untuk Lion Air akan menciptakan 110.000 pekerjaan AS.

Di sisi lain masuknya pesawat Sukhoi menjadi pesawat komersial menguntungkan Indonesia, Sukhoi membawa tag harga jauh lebih rendah daripada rekan-rekan Boeing, $ 35 juta. Kartika Airlines, Sky Aviation, dan Ratu udara, telah memesan untuk 48 SuperJets dari 170 pesanan dari seluruh dunia.

Hal itu tentunya merupakan ancaman bagi bisnis Boeing yang dikerjakan oleh Obama. Perlu diketahui Amerika tidak ragu mempekerjakan sabotase industri terhadap pesaingnya, terutama ketika datang ke Asia. Sumber

Salah satu tulisan yang berdasarkan analisis kuat di atas mengindikasikan kuatnya kepentingan terhadap hasil akhir penyelidikan kecelakaan Sukhoi SJ 100. Satu sisi ada kekuatan yang menginginkan mengungkap kebenaran yang sesungguhnya, dan di sisi lain ada juga kekuatan besar yang ingin menutupi informasi demi kepentingannya. Setidaknya ada beberapa titik spekulatif dari penyelidikan pesawat sukhoi

1. Pilot pesawat yeng tergantung memakai parasut

Informasi ini mengacu keterangan dari Sertu Abdul Haris, pimpinan regu dari Kopassus bersama 6 orang rekan kesatuan tengah berupaya menuruni tebing curam dengan tingkat kemiringan 85 derajat, tim baret merah itu berhasil menemukan jasad yang diduga pilot pesawat.

”Saat menuruni tebing kita melihat ada jasad di atas pohon bergelantungan di parasut. Kami menduga jasad yang ditemukan tidak utuh tersebut adalah pilot pesawat nahas. Dugaan kuat itu dilihat dari ciri wajah depan yang sebagian masih terlihat utuh dan rambut putih. Dan dompet yang kami temukan di celana tertera nama orang asing,” tegasnya.

Roy Suryo yang mengaku punya kedekatan dengan pabrikan Sukhoi ini membantah tentang hasil temuan parasut oleh anggota tim SAR di lapangan. Sampai akhirnya pihak KNKT Rusia mengakui keberadaan parasut tersebut. Serge Korostiev mengatakan parasut memang menyatu dengan peralatan untuk bertahan hidup (survival kit), yang disimpan pesawat bersama peralatan lainnya.”Parasut berada di dalam satu boks kontainer yang merupakan survival kit

Ditemukannya tubuh sang pilot tergantung di pepohonan dengan parasut menimbulkan asumsi bahwa ada kemungkinan pesawat sukhoi dibajak. Meski demikian pesawat ini di desain untuk penerbangan komersil sehingga tidak memiliki pelontar seperti desain pesawat tempur.

2. Tarik ulur penemuan pemeriksaan black box,

Pihak-pihak yang selama ini membantah penemuan Black Box akan mengaku jika Black Box telah diketemukan beberapa waktu yang lalu dan telah diamankan KNKT Rusia seperti wawancara resmi juru bicara KNKT kepada salah satu media beberapa hari yang lalu.

Tapi anehnya selang satu jam kemudian mulailah muncul pernyataan yang membantah temuan Black Box tersebut. Ketua BASARNAS merilis pernyataan seperti dikutip oleh AntaraNews “Sukhoi’s black box not yet found: official”.

Tidak berhenti disitu kesimpang siuran berita penemuan Black Box ini. Melengkapi kebingungan publik muncul lagi pernyataan KNKT, “Black Box sudah ditemukan tapi belum diangkat”. Sepintas pernyataan ini agak aneh, bagaimana mungkin memastikan bahwa itu black box sementara belum bisa diangkat. Kalo secara visual sudah terlihat harusnya juga bisa diangkat. Adanya sumber berita yang menyebutkan ditemukannya kotak hitam (Black Box) yang sudah tidak berfungsi dan tidak dapat “dibaca” di Indonesia.

Dengan menghimpun sejumlah fakta jatuhnya pesawat Sukhoi komersial kebanggan Rusia tersebut di atas dan mengaitkan dengan informasinya dari berbagai media tentu kita dapat memilah dan memilih manakah penyebab yang paling memungkinkan, dan tidak ceroboh dari temuan sementara.

Tinggalkan Balasan