Tips Menjawab Soal Ujian, Agar Lulus Coy !

Tak tanggung, rilis Panitia Seleksi Nasional CPNS menyebutkan, jumlah pelamar yang ingin mengadu nasib sebagai abdi negara, berjumlah 2.5 juta orang untuk semua istansi dan formasi. Jumlah yang sangat fantastis, tentunya. Antara masing-masing formasi dan instansi tentu persaingannya berbeda. Ini dipengaruhi oleh jumlah pelamar, asal pelamar, dan potensi atau kemampuan pelamar yang dilihat dari kemampuan menjawab soal ujian CPNS nantinya.

Jumlah fantastis tersebut memicu persaingan ketat antara pelamar. Olehnya itu, diperlukan tips menjawab soal ujian CPNS yang jitu, tepat, dan tentunya halal dan benar. Emang ada yang menjawab soal ujian CPNS tidak halal? Kemungkinan besar ada, namun ada kemungkinan juga tidak. Cara dan proses yang ditunjukan pemerintah denga system online dan ujian system CAT, menunjukan bahwa ada tekad pemerintah memperbaiki proses perekrutan CPNS yang dicurigai KKN banyak kalangan.

Tulisan ini akan mengajak pembaca terutama para pendaftar CPNS 2014 untuk meluruskan niat, cara berpikir, yang nantinya akan berusaha lulus menjadi CPNS dengan cara halal dan benar, dengan cara membeberkan tips menjawab soal ujian CPNS. Saya asumsikan, Anda sudah lulus pemberkasan, dan tinggal menunggu waktu ujian berlangsung (baca: tips lulus ujian CPNS, dijamin). Mari kita lihat poin per poin:

Pertama, kenali soal ujian yang akan Anda hadapi nantinya. Soal ujian CPNS 2014 terdiri dari soal tes kemampuan dasar (TKD), tes inteligensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP). Tujuannya adalah menggali pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional, regional, dan internasional maupun kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif.

Tes Wawasan Kebangsaan akan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar).

Sedangkan Tes Intelegensi Umum (TIU) meliputi; 1) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis; 2) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka- angka; 3) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis; dan 4) Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Sedangkan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk menilai; 1) Integritas diri; 2) Semangat berprestasi; 3) Orientasi pada pelayanan; 4) Kemampuan beradaptasi; 5) Kemampuan mengendalikan diri; 6) Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas; 7) Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan; 8) Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; 9) Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain; 10) Orientasi kepada orang lain; dan 11) Kreativitas dan inovasi.

Kedua, ketahui nilai batas lulus. Nilai batas kelulusan CPNS sedikit berbeda dengan nilai batas kelulusan ujian CPNS tahun sebelumnya, yaitu kenaikan nilai tes karakteristik pribadi (TKP), sementara dua kelompok soal lainnya tetap sama seperti tahun 2013. Tahun 2013, nilai Tes karakteristik pribadi (TKP) adalah 105, sedangkan tahun ini, TKP dinaikkan menjadi 126

Ketentuan passing grade untuk seleksi CPNS yaitu; nilai TKP 72% dari nilai maksimal yakni 175. Jumlah soal TIU adalah 30, dengan nilai maksimal 150. Passing grade TIU merupakan 50% dari nilai maksimal, yakni 75 atau 15 jawaban benar. Sedangkan jumlah soal TWK adalah 35. Ditetapkan 40% dari nilai maksimal, yakni 175, berarti 70. Penting untuk dipahami, bahwa meski total nilai peserta tinggi, tetapi ada salah satu kelompok soal yang tidak memenuhi passing grade, peserta tes tetap tidak lulus.

Ketiga, mari “bermain” dan menjawab soal ujian CPNS. Dari keterangan di atas, meski tiap kompetensi diharuskan mencapai target passing grade, namun nilai TKP lah yang paling tinggi, olehnya itu maka fokus kita ada pada TKP. Perhatikan apa yang ada pada soal TKP pada poin pertama. Melihat postur 11 poin yang akan dicapai dalam Soal TKP, maka soal seperti ini akan disimpan di bagian akhir. Kenapa? Karena untuk menunjukan kepribadian abdi negara sesuai dengan 11 poin itu, diperlukan ketenangan, fokus, dan rileks. Saat Anda menghabiskan porsi berpikir pada soal TIU dan TWK, Anda lelah, maka Anda akan kesulitan untuk menunjukan kepribadian baik Anda yang sebenarnya.

Contoh soal: Anda Dia duduk di bangku halte menunggu kendaraan umum bersama penumpang lain. Apa yang Anda lakukan?

a. Baca buku b. Membalas SMS c. Berbicara dengan penumpang lain d. Main game e. Menghayal

Dengan soal sederhana seperti ini, saat konsentrasi Anda hilang, otomatis Anda akan memilih jawaban “a”. Benar bukan? Terkesan rajin belajar, tidak buang waktu, alim, atau kesan baik lainnya. Padahal jawaban itu salah. Bagaimana menentukan jawaban yang benar? (baca juga: doa lulus CPNS)

Perhatikan, apakah baca buku menunjukan Integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pada pelayanan, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, dan seterusnya sampai 11 poin. Jika Anda mengingat hal itu, maka saya yakin pilihannya jawaban yang benar ada pada “C”.

Tapi kan rugi juga kalau soal tes TIU dan TWK rendah. Ingat, soal TIU dan TWK letaknya di bagian awal, saat konsentrasi Anda masih ngejreng, fresh, amoy, dan apalah istilahnya, soal itu akan terasa lebih mudah. Dan ketahuilah, kebanyakan dari mereka yang tidak lulus ujian CPNS, karena gagal menjawab soal TKP dengan benar. Belajarlah soal TIU dan TWK dan cermati dengan baik soal TKP. Sisakan setengah energimu untuk menjawab soal ujian CPNS TKP itu. Dan yakinlah kamu pasti lulus. Amiin …

Sumber data

 

Tinggalkan Balasan

Pengen Chat?
LihinWhatsApp

Send this to a friend