Pelajaran di Balik Facebook dan Instagram Down

Setiap kejadian sedapat mungkin kota petik hikmah dan pelajaran di baliknya. Seperti halnya saat Facebook dan Instagram down sejak petang hari ini, 13 Maret 2019.

Dunia seperti kiamat bagi penggila media sosial, apalagi bagi para pencari uang di Facebook dan Instagram. Bukan tanpa alasan, hanya sekedar menulis status dan mengupload gambar tidak bisa.

Facebook down praktis mengakibatkan aplikasi media sosial yang berada di bawah kendali Mark ini juga ikut down. Instagram yang diakusisi April 2012 adalah buktinya. Yah, Instagram pun ikut down, hanya bisa diakses namun tidak bisa digunakan normal.

Sebenarnya apa penyebab Facebook dan Instagram down? Tak ada jawaban pasti. Para netizen sontak beralih ke Twitter, bukan sekedar mencari informasi tapi juga mengejek Facebook dan Instagram yang down dengan tagar #facebookdown dan#instagramdown. Tagar ini menduduki tagar populer di Twitter.

Akun Twitter Facebook sempat memberikan konfirmasi meski tidak memuaskan. Menurut mereka ketidaknyamanan atas terjadinya Facebook down akan segera diantisipasi dan itu tidak terkait serangan hacker DDoS.

Akibat yang paling jelas yang dirasakan penulis adalah ramainya pengguna Twitter sejak Facebook down. Twitter sepertinya menjadi tempat pelarian yang nyaman. Karena praktis, media sosial populer yang bisa diakses dengan baik hanya Twitter.

Beberapa pelajaran penting bisa kita tarik dari kejadian Facebook dan Instagram down ini. Pertama, sehebat apapun kita dikarenakan apa yang kita miliki, semua bisa berubah dalam sekejap. Ini menunjukan betapa terbatasnya kuasa manusia atas apa yang diamanahkan kepadanya.

Facebook adalah situs media sosial nomor 1 dan situs global nomor dua di bawah Google, tentu memiliki karyawan yang handal yang bisa mengatasi masalah yang terjadi terkait situsnya. Namun, hampir 7 jam sejak artikel ini dirilis, Facebook dan Instagram masih down.

Keterbatasan manusia itu sangat terasa karena sampai detik ini, jangankan menyelesaikan masalah Facebook dan Instagram down, sebabnya pun belum mereka temukan.

Kedua, suka, cinta, kasih dan sayang bisa berubah dalam sekejap menjadi benci. Ini saya temukan pasca Facebook dan Instagram down. Mereka yang bahkan menggantungkan hidupnya dari Facebook, justeru mencaci Facebook dengan mengikutkan tranding tagar di Twitter.

Rasa cinta terhadap Facebook drastis berubah. Dan tentu rasa cinta yang kini beralih ke twitter juga demikian. Itu bisa berubah dalam sekejap seiring, ya mungkin saat Facebook dan Instagram sudah pulih seperti sediakala.

Ketiga, Facebook dan Instagram yang down menyisakan garis kelam kerugian pada raksasa perusahaan yahudi ini. Artinya apa, bahwa rezeki dan penghasilan tidak mutlak murni dari apa yang diusahakan. Di baliknya ada tangan kekuasaan yang tak terbatas.

Saya yakin, kejadian Facebook dan Instagram down akan berakibat turunnya nilai saham Facebook di bursa saham global. Dan yang paling penting adalah, menjauhnya para investor dan pengiklan yang mempercayakan usahanya pada Facebook.

Keempat, Facebook dan Instagram down memberi bukti betapa besar pengaruh dunia maya hari ini. Bahkan efeknya jauh dibandingkan kejadian yang sama di dunia nyata. Padahal praktis belum cukup 10 jam sejak terjadinya.

Pengguna Facebook dan Instagram yang jumlahnya milyaran kini terbukti bahwa Facebook dan Instagram bukan sekedar media sosial untuk interaksi sebagai makhluk sosial, tapi juga lahan penghidupan persis seperti dunia nyata.

Masih banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian Facebook dan Instagram yang down hari ini. Semua kejadian, mari kita petik hikmah besar di baliknya, agar pelajaran itu membuat derajat kita semakin berkualitas sebagai manusia.

Tinggalkan Balasan