Pasca Mendukung Miras dan Prostitusi, Anggota Parlemen Ini Kolaps Menelan Lidah Sendiri

Nabeel al-Fadhe, salah seorang anggota parlemen Kuwait, berargumen dihadapan anggota parlemen Kuwait lainnya. Dengan tegas sambil berteriak teriak lantang, Nabeel al-Fadhe menentang larangan penjualan minuman keras yang sudah ditetapkan pemerintah Kuwait. Menurutnya, Kuwait sejak dulu adalah negara terbuka, tidak boleh menjadi negara tertutup dengan larangan seperti itu.

Dengan nada marah dan suara tinggi, Nabeel al-Fadhe meminta agar semua bar dan tempat hiburan malam dibuka kembali di Kuwait. Dengan alasan demokrasi, negara tidak boleh terkungkung oleh aturan agama. Nabeel al-Fadhe bahkan menjadikan alasan penyalahgunaan miras dan narkoba di Kuwait disebabkan karena larangan itu.

Naas, beberapa hari setelah Nabeel al-Fadhe berteriak marah dengan aspirasinya, meninggal di kursi tempatnya duduk dan menyampaikan aspirasi sebelumnya. Dalam poto yang beredar di media sosial, Nabeel al-Fadhe kolaps dengan menelan lidah sendiri.

(baca juga: menyelamatkan remaja dari penyalahgunaan miras ala Nabi saw)

Nabeel al-Fadhe sendiri adalah anggota parlemen Kuwait yang berhasil duduk di parlemen dengan mendukung kebabasan alkohol dan prostitusi di negaranya. Keberhasilannya duduk di parlemen banyak diperoleh dari suara remaja pendukung kebebasan.

Tinggalkan Balasan