Muhammad Alfath Hibatul Wafi, Penghapal al-Quran Keturunan Muallaf

Muhammad Alfath Hibatul Wafi, seorang remaja yang lahir di Jakarta 18 Maret 1997, adalah salah satu anggota Junud DQ (asukan Daarul Quran) yang berpusat di Bogor. Dia menamatkan hafalan al-Quran ketika menjelang hari ulang tahunnya yang ke 13.

Kini, di usianya yang sudah 16 tahun, banyak prestasi yang telah diraihnya baik di tingkat nasional maupun internasional. Di antaranya menjuarai STQ Nasional 2011 cabang 30 Juz, juga pernah mewakili Indonesia dalam bidang al-Quran, khususnya hafalan, pemahaman dan Tafsir al-Quran di Yordania, Jeddah, Mesir dan Sudan.

Pada event STQ Nasional 2013 yang lalu, penyuka klub sepakbola Liverpool ini telah meraih Terbaik I pada cabang Tafsir Bahasa Arab. Sungguh prestasi yang sangat menakjubkan bagi orang yang seusia beliau bahkan bagi orang dewasa sekalipun, tak disangka, karena Alfath telah mengalahkan mufassir hebat yang usianya jauh di atasnya.

“Alhamdulillah, semoga pahala juga mengalir kepada Almarhum Ompung Peter Panjaitan, kakek dari Muhammad Alfath yang telah membuka jalan kami menjadi muslim dan mencintai al-Quran” Ujar Ratna D. Panjaitan, ibu kandung dari Muhammad Alfath.

Alfath adalah keturunan seorang muallaf. Alfath pun sempat bercerita tentang kakeknya itu, semenjak kecil sudah pergi meninggalkan keluarga kristianinya di Medan, Sumatera Utara. Di tengah pengembaraannya, akhirnya kakek Alfath mendapatkan hidayah keislaman, alhamdulillah beliau pun masuk Islam, menjadi seorang mualaf yang luar biasa, karena salah satu cucunya menjadi penghafal al-Quran dan sekarang menjadi bibit muda mufassir Indonesia.

Bagaimana dengan kita?, yang dilahirkan sudah berada di komunitas muslim bahkan keturunan muslim semua. Berikut video wawancara dan penampilan hapalan al-Quran Alfath Hibatul Wafi

[youtube width=”100%” height=”300″ src=”rKBkGnYcROM”][/youtube]

Inspirasi: __http://goo.gl/JyUEy4

Tinggalkan Balasan