Mengenal Model dan Tahapan Penelitian Tindakan Kelas

Beberapa ahli yang mengemukakan model penelitian tindakan kelas, namun secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penjelasan untuk masing-masing tahap sebagai berikut. (baca: pengertian penelitian tindakan kelas PTK)

Tahap Perencanaan

Dalam tahap perencanaan peneliti menjelaskan tentang apa, mengapa, kapan, di mana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan tersebut dilakukan.

Penelitian tindakan kelas yang ideal sebetulnya dilakukan secara berpasangan antara pihak yang melakukan tindakan dan pihak yang mengamati proses jalannya tindakan. Cara ini dikatakan ideal karena adanya upaya untuk mengurangi unsur subjektivitas hasil pengamat serta mutu kecermatan.

Sederhana, pengamatan yang dilakukan untuk diri sendiri biasanya kurang teliti dibanding orang lain yang mengamati diri kita. Hal tersebut disebabkan unsur objektifitas yang berpengaruh. Jika mengamati diri sendiri, subjektifitas cenderung mengunggulkan diri sendiri.

Tahap Pelaksanaan Tindakan

Tahap pelaksanaan adalah implementasi atau penerapan isi rancangan di dalam kancah arena penelitian. Hal yang perlu diingat adalah bahwa dalam tahap pelaksanaan, guru sebagai pelaksana harus ingat dan berusaha mentaati apa yang sudah dirumuskan dalam tahap pertama (perencanaan), berlaku wajar, dan tidak dibuat-buat. Dalam reflekasi nantinya, keterkaitan antara pelaksanaan dengan perencanaan perlu diperhatikan.

Tahap Pengamatan

Sebetulnya pengamatan dalam pelaksanaan tindakan kelas seharusnya dilakukan pada waktu tindakan sedang dilakukan. Jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Namun yang menjadi masalah, ketika guru tersebut sedang melakukan tindakan tahap pelaksanaan, tentu sulit untuk menyempatkan diri menganalisis peristiwa yang sedang terjadi dalam bentuk pengamatan.

Kegiatan pengamatan dilakukan oleh pengamat. Dalam beberapa penelitian perseorangan, pengamat adalah peneliti itu sendiri. Sebutan tahap pelaksanaan diberikan untuk memberikan peluang kepada guru pelaksana yang berstatus juga sebagai pengamat Model seperti ini, tentunya hasil dari penelitian tergantung kesadaran peneliti. Guru pelaksana yang berstatus sebagai pengamat ini sebaiknya melakukan “pengamatan balik” terhadap apa yang terjadi ketika tindakan berlangsung. Sambil melakukan pengamatan balik ini guru pelaksana mencatat sedikit demi sedikit apa yang terjadi.

Tahap Refleksi

Tahap ini merupakan kegiatan untuk mengemukakan kembali apa yang sudah dilakukan. Istilah “refleksi” dari kata bahasa Inggris reflection, yang berarti pemantulan. Kegiatan refleksi ini dikenakan ketika guru pelaksana sudah selesai melakukan tindakan, kemudian berhadapan dengan peneliti atau jika statusnya juga sebagai peneliti untuk merefleksi implementasi rancangan tindakan.

Guru/ peneliti pelaksana sedang memantulkan pengalamannya pada penelitian yang baru saja diamati kegiatannya dalam tindakan. Inilah inti dari penelitian tindakan kelas. Ketika guru pelaku tindakan mengungkapkan hal-hal yang dirasakan sudah berjalan baik, dan kalau belum, bagian mana yang belum.

Apabila guru pelaksana juga berstatus sebagai pengamat, maka refleksi dilakukan terhadap diri sendiri. Dengan kata lain guru tersebut melihat dirinya kembali, melakukan “dialog” untuk menemukan hal-hal yang sudah dirasakan memuaskan hati karena sudah sesuai dengan rancangan dan mengenali hal-hal yang masih perlu diperbaiki.

Keempat tahap dalam penelitian tindakan kelas tersebut adalah unsur untuk membentuk sebuah siklus, yaitu satu putaran kegiatan beruntun, dari tahap penyusunan rancangan sampai dengan refleksi, yang tidak lain adalah evaluasi. (baca: penjelasan BAB III dalam penelitian tindakan kelas)

Apabila dikaitkan dengan “bentuk tindakan” sebagaimana disebutkan dalam uraian pengertian penelitian tindakan kelas, maka yang dimaksud dengan bentuk tindakan adalah siklus tersebut. Jadi bentuk penelitian tindakan kelas tidak pernah merupakan kegiatan tunggal tetapi selalu berupa rangkaian kegiatan yang akan kembali ke asal.

Tinggalkan Balasan