Mengenal Jenis-Jenis Batu Bacan

Batu Bacan memiliki kemiripan dengan batu Taiwan, Blue Jade, yang membedakan hanya kekentalan batunya.

Oleh sebagian pecinta batu permata di luar negeri, Batu Bacan kadang disebut dengan “Giok Indonesia.” Hal ini karena kekentalan dan kekuatan Batu Bacan hanya kalah oleh Intan, dan Jamrud. Kekentalan Batu Bacan mencapai 7.6, lebih tinggi dari batu Giok.

Terkadang juga, Batu Bacan disebut dengan “batu hidup,” ini dikarenakan Batu Bacan bisa berubah warna. Tentu, jika Batu Bacan itu sudah tidak berproses lagi, atau sudah dianggap masak. (baca: Mengenal Khasiat Batu Bacan)

Sebelum mengetahui jenis Batu Bacan, yang paling utama diketahui adalah, semua Batu Bacan berasal dari pulau Bacan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Warnanya beragam, tapi yang paling dominan adalah hijau dan biru tua. Ada banyak jenis Batu Bacan, secara garis besar ada empat;

Pertama, Batu Bacan Obi, biasa disebut Carnelian. Nama Obi doambil dari nama pulau tempatnya, pulau Obi. Cirinya, ada pada warna. Warna Batu Bacan Obi mirip kaca, bening dan tembus, mirip dengan Relaxa.

Ada banyak variasi warna pada Bacan Obi, hampir semua warna ada, dan yang paling banyak adalah kuning dan biru dengan segala jenis blurnya. Batu Bacan Obi merah oleh sebagian pecinta batu permata di luar Negeri disebut dengan Red Jade.

Penulis pernah menyambangi pulau Bacan daerah Obi. Oleh sebahagian masyarakat di sana, Obi diistilahkan dengan, batu yang gagal menjadi Bacan. Untuk mendapatkan Batu Bacan jenis Obi di sana, sangat mudah. Cukup berjalan dan mencari tanah berair, gali sedikit, Batu Bacan Obi akan kelihatan.

Istilah jenis Batu Bacan Obi juga terbagi, ada yang disebut Obi biasa, Obi master dan Obi King. Yang membedakan ketiganya adalah kekentalan batu, dan serat yang kelihatan dari isi batu jika dilihat dari kaca pembesar.

Kedua, bacan Biasa. Istilah ini atau jenis ini adalah jenis Batu Bacan, tapi bukan jenis Bacan Doko, Palmea, dan bukan pula Obi. Warnanya tidak mengkristal, tapi kental. Secara ilmiah disebut dengan Chrysocolla in Chalcedony, dan Chrome Chalcedony (Mtorolite). Kelebihan Bacan biasa adalah motifnya. Saat berwarna seperti kayu, disebut Batu Bacan Fosil, saat Batu Bacan Fosil prosesnya selesai, disebut pancawarna.

Agak sulit membedakan Batu Bacan biasa dengan Batu Bacan jenis lainnya, kecuali melihatnya dari berbagai bentuk dan sampel. Untuk mendapatkan Batu Bacan biasa dengan hasil proses terbaik, maka perlu rawatan, misalnya dengan merendam dalam minyak zaitun, minyak kemiri, air kelapa sampai dengan melakukan perawatan dengan zat kimia tertentu seperti H2so4 (Sulfuric Acid).

Ketiga, Batu Bacan Doko. Diambil dari desa tempat asal batu ini, Desa Doko wilayah Obi. Jenis Batu Bacan inilah yang paling banyak dikenal. Warna yang paling familiar adalah hijau tua dan biru tua. Batu Bacan jenis doko yang membuat pecinta batu mulia di luar negeri seperti, dari China, Arab, dan Eropa tercengang dan kagum terhadapnya.

Selain itu, batu bacan juga memiliki tingkat kekerasan batu 7,5 skala Mohs seperti batu jamrud dan melebihi batu giok.

Anda bisa membedakan yang batu Bacan dan batu selain Bacan dari Poto ini?

bacan doko bening

Kelebihan dari Batu Bacan jenis Doko adalah perubahan yang cepat, perubahan warna dan motif. Olehnya itu, dalam membeli Batu Bacan jenis Doko, tidak melihat dari motif, karena akan cepat berubah seiring masa dan waktu.

Keistimewaan batu bacan jenis Doko itulah banyak pecinta batu mulia dari luar negeri memburunya sejak tahun 1994. Kekurangannya adalah rawan kapur. Olehnya itu, disarankan agar tidak membeli bongkahan Batu Bacan jenis Doko jika tidak berpengalaman melihat jenis batu ini.

Keempat, Batu Bacan jenis Palmea, juga diambil dari asal Batu Bacan jenis ini, Desa Palmea. Palamea warnanya agak kebiruan dengan warna tegas baik batu dalam keadaan halus maupun kasar.

Batu Bacan jenis Palmea jika ditimpa cahaya akan tembus dan mengeluarkan bias cahaya lebih besar dari objeknya dengan bentuk yang indah. Inilah yang menjadi perbedaan utama dengan Batu Bacan jenis Doko. Jenis Doko akan mengeluarkan bias sesuai dengan motif yang ada di dalam batu. (baca: cara menguji keaslian Batu Bacan)

Penulis hanya dua kali melihat Batu Bacan Palmea asli selama di Desa Palmea. Keunikan akan terasa jelas dengan Batu Bacan jenis lain. Batu Bacan Palmea inilah yang paling mahal, dan jenis ini pula yang dicenderamatakan SBY ke Obama.

Gimana? Mau lihat jenis Batu Bacan yang dimiliki penulis?

Tinggalkan Balasan