Manfaat Shalat Tarawih Bagi Kesehatan

Berbagi memang sangat indah. Seperti halnya dalam opini ini, saya akan berbagi tentang manfaat shalat tarawih (tarwih) terhadap kesehatan. Bisa jadi semua orang berbeda apa yang dirasakan dari pelaksanaan shalat tarawih terhadap kesehatannya, namun dengan sedikit membaca beberapa referensi, manfaat shalat tarawih terhadap kesehatan dapat dilihat dari postur shalat itu sendiri.

Hazrat Inayat Khan mengatakan, “seorang yang tidak pernah melaksanakan shalat tidaklah memiliki harapan lain, karena setiap postur dalam shalat memiliki suatu makna yang indah dan pengaruh tertentu … shalat ini diperintahkan sebelum meneruskan pengajaran sakral berikutnya. Jika ia gagal mengembangkannya, maka tidak ada harapan baginya akan masa depan.” Demikian potongan dari ungkapan pakar terapi dari India ini, yang kemudian harapan lain dari kalimat itu salah satunya adalah kesehatan.

Shalat dikerjakan dengan melakukan posisi tubuh yang berbeda membaca beberapa lafadzh pada setiap postur. Dan pada postur-postur ini akan diberikan penjelasan mengenai manfaatnya masing-masing.

Postur pertama, yaitu postur niat. Pada postur ini kita mengangkat kedua tangan terbuka keatas sampai telinga, dan letakkan ibu jari dibawah daun telinga sambil mengucapkan Allahu Akbar.

Pengaruh yang menguntungkan yaitu tubuh terasa ringan karena berat badan terbagi pada kedua kaki. Luruskan bagian punggung untuk memperbaiki postur. Pikiran berada dalam keadaan terkendali. Pandangan lurus dengan berpusat pad laintai tempat kepala menyentuh permukaan lantai. Otot-otot punggung sebelah atas dan sebelah bawah dalam keadaan kendur, pusat otak atas dan bawah menyatu untuk membentuk kesatuan tujuan.

Postur kedua, yaitu postur Qiyam. Kita meletakkan tangan dibawah pusar, tangan kanan berada diatas tangan kiri kemudian membaca surat al-Fatihah dan surah al-Quran lainnya.

Pengaruh-pengaruh yang menguntungkan dalam postur ini yaitu; konsentrasi penuh, menyebabkan relaksasi pada kaki dan punggung menggerakkan perasaan rendah hati, kesederhanaan dan ketaatan.

Pada saat pembacaan ayat, seluruh bunyi diucapkan dalam bahasa Arab, yang akan memacu penyebaran seluruh sifat-sifat Allah yang Agung akan derajat yang terkendali secara sempurna diseluruh tubuh, pikiran dan jiwa. Getaran suara vokal panjang a, i dan u akan memacu hati, kelenjar pireal, kelenjar pituitary, kelenjar adreanalin dan paru-paru, serta akan membersihkan dan meningkatkan fungsi seluruh bagian itu.

Postur ketiga, yaitu postur Ruku. Pengaruh pengaruh yang menguntungkan; merenggangkan otot-otot punggung sebelah bawah, otot paha serta otot betis secara penuh. Darah akan terpompa keatas tubuh. Menekan otot lambung, perut dan ginjal. Postur ini akan meningkatkan kepribadian, menggerakkan kasih sayang dan keharmonisan pada bagian sebelah dalam.

Postur keempat, yaitu postur Sujud. Pengaruh-pengaruh yang menguntungkan adalah; lutut yang membentuk sudut yang tepat akan memungkinkan otot-otot lambung berkembang dan mencegah timbulnya kekenduran pada sekat rongga badan.

Postur ini bisa juga meningkatkan aliran darah kedalam bagian tubuh sebelah atas, terutama kepala (termasuk mata, telinga, dan hidung) dan paru-paru, memungkinkan toksin dagu dapat dibersihkan oleh darah. Mempertahankan posisi tetus yang tepat pada wanita yang sedang hamil. Mengurangi tekannan darah yang tinggi, meningkatkan aktifitas persendian, menghilangkan egoisme dan kesombongan. Meningkatklan kesabaran dan keyakinan kepada Allah swt. meningkatkan tahap perhentian spiritual dan menghasilkan energi psikis yang tinggi diseluruh tubuh.

Postur kelima, adalah Qu’ud. Pengaruh yang menguntungkan bagi laki-laki tumit kaki kanan mengerut dan berat kaki serta bagian tubuh berada pada tumit tersebut. Posisi ini membantu pengeluaran zat racun dari liver dan memacu gerak peristaltik pada usus besar.

Bagi perempuan pertahankan kedua kaki di bawah badannya, telapak kaki menghadap keatas. Tubuh akan kembali mengalami relaksasi yang sama, dan postur ini membantu pencernaan dengan menggerakkan isi perut kearah bawah.

manfaat sholat tarawih abgi kesehatan

Loh, bukannya untuk semua shalat gerakan itu? Artinya manfaat yang dipaparkan bukan cuma manfaat shalat tarawih bagi kesehatan, tapi shalat secara umum? Ada sedikit perbedaan, yaitu pada perulangan, karena jumlah shalat taarawih lebih banyak dari shalat lainnya.

Terlepas dari perdebatan jumlah rakaat dalam shalat tarawih, dari pemaparan, semakin banyak rakaat dalam shalat, maka semakin banyak pula pengaruh dari postur shalat yang didapatkan. Ketika kesabaran dari menahan lapar dan haus terbayarkan saat berbuka, bisa menyebabkan postur dalam tubuh tidak stabil, maka shalat tarawih menjadi pilihan terapi kesehatan mujarab.

Tinggalkan Balasan