M. Zainul Majdi; Gubernur NTB yang Hapal al-Quran

KH. M. Zainul Majdi, Gubernur yang lebih akrab dengan gelar Tuan Guru Bajang. Guru Haji Muhammad Zainul Majdi, lahir di Pancor, Selong, 31 Mei l972. Tuan Guru adalah sebutan di kalangan masyarakat Sasak di Pulau Lombok untuk seorang ulama. Kira-kira sama seperti Kiyai di Jawa atau Buya di Sumatera Barat. Bajang. Dia mendapat gelar sarjana dan master dari Universitas Al Azhar di Kairo dan sekarang sedang sedang menyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor.

Tuan Guru Bajang adalah gubernur termuda di tanah air. la menjadi Gubernur NTB pada usia 36 tahun untuk masa jabatan 2008-2013 dengan Wakil Gubernur Badrul Munir.

Tahun 2008, KH M Zainul Majdi mengubah julukan NTB dari “Bumi Gora” menjadi “Bumi al-Quran”. Julukan Bumi Gora diberikan setelah NTB berhasil berswasem­bada pangan dengan pola pertanian padi Gogo Rancah (Gora) pada tahun 80-an. Tapi setelah itu, di NTB malah banyak warga menderita busung lapar dan gizi buruk. Tuan Guru Bajang lalu mengakhiri ironi tersebut agar lebih berorientasi ukhrowi dengan julukan Bumi al-Quran tadi.

M. Zainul Majdi tuan guru bajang

Agenda mingguan juga diubah oleh Tuan Guru Bajang ini. Olahraga rutin yang biasanya dilaksanakan pada hari Jumat dialihkan ke hari Sabtu. Sementara Jumat digunakan untuk pembinaan iman dan taqwa (Hari Imtaq).

KH M. Zainul Majdi atau Tuan Gubernur Bajang, sudah menghatamkan hapalan al-Quran sejak nyantri di Ponpes NW Lombok Timur kurang lebih selama enam tahun. Menurutnya tidak sulit menghafal al-Quran itu, kecuali saat murajaah (mengulang) atau istirja’(mengembalikan memori).

Tuan Guru memilih waktu tepat untuk menghafal al-Quran di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat, setelah shalat, dan saat dalam kendaraan. Atas berkah itulah, pada Mei 2013, KH. M Zainul Majdi kembali terpilih sebagai Gubernur NTB, berpasangan dengan Wagub Muhammad Amin.

Diolah dari sumber pokok: Majalah Daqu edisi 006, Juli 2013

Gambar: __http://m.salam-online.com/2013/05/mataram-akan-bangun-hotel-syariah-pertama.html

Tinggalkan Balasan

Send this to a friend