Latihan dengan Merah Putih Dilarang?

Semua Negara pasti memiliki bendera kebangsaan. Warna bendera kebangsaan tiap Negara berbeda, kecuali beberapa Negara dengan warna sama, tapi tetap makna warnanya berbeda. Seperti halnya warna bendera kebangsaan Indonesia, Merah dan Putih. Merah berarti berani dan putih berarti suci. Belanda juga memiliki warna merah dan putih pada bendera kebangsaannya, tapi konon makna warnanya beda, bukan berani dan suci.

Bendera kebangsaan memiliki makna penting dalam suatu Negara. Inilah salah satu sebab sehingga pengibaran bendera kebangsaan di setiap Negara diatur sedemikian rupa. Demikian pula, Negara kita. Pengibaran bendera kebangsaan diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 1958. Dalam peraturan ini, mulai dari definisi, tata cara, sampai hal waktu pengibaran bendera kebangsaan merah putih diatur sedemikian rupa.

Setiap mendekati tanggal 17 Agustus setiap tahun, siswa terpilih dilatih untuk menjadi pembawa bendera dan pengibar bendera pada saat upacara menyambut HUT RI. Bahkan untuk siswa pembawa bendera pusaka, masa latihan sampai berbulan-bulan belum lagi dihitung masa perekrutan. Wajar, mereka adalah siswa pilihan yang mengemban tugas berat membawa bendera pusaka di depan Presiden. Konon, jika pembawa menjatuhkan bendera pusaka, maka akan ditembak. Wooow…

Ada hal unik sempat saya abadikan siang tadi, ketika menyaksikan latihan siwa para pengibar bendera di lapangan. Bendera yang digunakan sebagai alat latihan tidak berwarna merah dan putih, tapi biru putih, meski warna birunya agak sedikit muda. Sangat menarik karena pengibaran didukung dengan hembusan angin kencang, sehingga bendera duplikat untuk latihan itu berkibar dengan gagah.

Saya sempat bertanya kepada instruktur pasukan pengibar bendera, “kenapa tidak memakai yang berwarna merah putih saja?”. “Pengibaran bendera merah putih sudah diatur dalam Undang-Undang,” katanya. Saya tersenyum dua kali mendengar jawaban itu. Karena aturan tersebut bukan dalam Undang-Undang tapi Peraturan Pemerintah. Senyum kedua berasal dari olah pikir pribadi, “Jika sekiranya dalam Peraturan Pemerintah tentang pengibaran Bendera Merah Putih tidak ada larangan memakai kain berwarna merah putih, apa salahnya dipergunakan, toh tujuannya untuk latiha sebelum bersuka cita menyambut perayaan HUT RI juga.

Sampai hari ini, jawaban untuk penggunaan merah putih dalam latiha upacara, belum kutemukan. Semoga dengan celoteh ini, ada dari pembaca bisa membantu.

Tinggalkan Balasan