Kisah Kuli Bangunan yang Menyesal

Dikisahkan seorang kuli bangunan telah bekerja, mengabdi pada tuannya selama bertahun-tahun Tuannya adalah orang yang dermawan. Sudah banyak hasi yang kuli itu dapatkan selama bekerja dengan tuan dermawan itu. Anaknya semua disekolahkan, dan kebutuhan sehari hari mencukupi.

Masa berlalu, umur semakin tua. Sampai suatu hari, kuli bangunan ini berencana mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya. Meski ada rasa sedih akan berpisah dengan tuan yang baik dan dermawan itu, namun keinginan agar cepat pensiun juga semakin menggebu gebu.

Saat sang kuli meminta berhenti, tuan dermawan berkata, ”Saya setujui permintaan kamu berhenti bekerja. Tapi untuk yang terakhir, tolong kabulkan permintaan saya. Tolong bangun satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun.”

Merasa berhutang budi dengan sang tuan, kuli bangunan menyanggupi. Sang kuli bangunan segera membangunnya. Karena merasa gembira dan kerinduan agar segera berhenti bekerja, sang kuli bekerja cepat. Dia kejar tayang, kerjanya asal-asalan dan asal jadi.

Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Sang kuli lalu menyerahkan kunci rumah kepada sang tuan dermawan. Namun, Sang tuan pun tersenyum dan berkata, “Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.”

Terkejutlah sang kuli bangunan itu, ada rasa sesal kenapa rumah, yang akhirnya hendak ia tempati itu, dikerjakannya secara asal-asalan.

kisah kuli bangunan

Banyak sekali hikmah dari kisah ini. Di antaranya, pertama; Jika melakukan sesuatu yang baik, lakukanlah seakan akan manfaat nya hanya untuk mu. Karena dengan prinsip seperti itu, maka apa yang kita lakukan hasilnya akan baik. Semua yang baik, efeknya akan kembali ke kita juga.

Kedua; ibarat ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah rumah yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah yang kita bangun asal-asalan.

Semoga menjadi renungan…

Tinggalkan Balasan

Pengen Chat?
LihinWhatsApp

Send this to a friend