Kenapa Rocky Gerung Sehebat Itu?

Sudah hampir setahun Rocky Gerung naik daun, dan saya yakin akan selalu di atas. Seperti pohon, daunnya di atas, dan dia berada di atasnya. Tak bisa dipungkiri, jika menilai objektif terhadap Rocky Gerung, maka dia akan dinilai hebat, dan faktanya memang hebat. Tak heran jika salah satu sesi ILC, Karni Ilyas memberikan gelar Professor kepadanya. Gelar professor yang disematkan kepada Rocky Gerung bukanlah gelar bagi dosen dengan 850 angka kredit, tapi professor karena Rocky Gerung dianggap menguasai satu bidang ilmu tertentu.

Lalu kenapa Rocky Gerung sehebat itu? Opini saya ini akan mengulas kehebatan Rocky Gerung berdasarkan analisisi ucapan yang beredar di dunia maya. Karena pribadi belum pernah bertemu langsung dengannya. Ucapan-ucapan itu saya perhatikan dan saya ramu menjadi kompilasi dalam sebuah opini, meskipun Rocky Gerung menganggap model kompilasi ini paling buruk dalam metodologi.

Setidaknya ada 4 alasan kenapa Rocky Gerung sehebat itu. Pertama, meski Rocky Gerung bukan seorang muslim, tapi dia menjalankan anjuran islam dengan menuntut ilmu, bukan menuntut ijazah. Yah, dia tidak mengejar ijazah dan gelar, tapi mengejar ilmu pengetahuan. Ini bisa dilihat dari ucapannya, ijazah itu hanya tanda pernah sekolah, bukan tanda pernah berpikir. Kemudian dari ucapannya beberapa hari yang lalu, bahwa dia memiliki 4 jaket kuning, artinya, 4 tempat belajar di Universitas Indonesia pernah dia duduki. Apakah keempat tempat itu dia mendapat gelar? Biografinya hanya menyebutkan dia sarjana S1. Artinya, dia hanya belajar, gelar bukan targetnya.

Banyak yang memiliki gelar seabrek, gelar depan ada dua, belakang gak kehitung. Apakah lalu dia berilmu? Belum tentu. Sebaliknya, ada yang tak memiliki gelar sekalipun, tapi ilmu pengetahuannya sangat luas bak lautan tak bertepi. Banyak kyai mencontohkan hal itu. Manusia akan mendapatkan apa yang dia niat dan usahakan. Jika niat dan usaha kita mengejar pengetahuan, itu yang akan kita dapatkan. Dan dengan ilmu itulah derajat manusia akan dinaikan.

Kedua, Rocky Gerung mengajarkan ilmunya seperti cara Nabi-nabi terdahulu. Nabi terdahulu berdakwah, mengajarkan sesuatu tanpa pamrih, tanpa imbalan. Persis cara yang dilakukan Rocky Gerung. 15 tahun mengajar di Universitas Indonesia tanpa mau mengambil upah mengajar dari sana. Mengajarkan ilmu dengan keikhlasan yang tinggi akan menambah pengetahun dan kehebatan akan keilmuan. Inilah salah satu yang membuat pengetahuan Rocky Gerung sangat hebat.

Ketiga, Rocky Gerung adalah ahli filsafat dan filosof

. Dia mengetahui teori filsafat dan sekaligus berfilsafat dalam segala hal. Dalam berfilsafat, ada dua hal yang wajib kuat, definisi dan logika. Rocky Gerung sangat hebat dalam mendefinisikan sesuatu dan hebat dalam berlogika. Menjadi menarik, posisinya yang oposisi selalu aman karena pemahamannya akan definisi, sehingga para pemburu delik hanya bisa planga plongo. Saat mengatakan kitab suci adalah fiksi, tak ada delik karena dia menguasai definisi fiksi dan berhasil memberikan pemahaman kalau fiksi itu bukan fiktif dengan logika yang pas. Demikian pula dengan kata dungu, IQ 200 sekolam, dll, imbasnya hanya caci maki yang datang dari mereka yang tak tuntas di definisi dan tak mau berlogika. Suatu saat saya akan bertanya kepada Rocky Gerung, apa definisi pengertian dan apa pengertian definisi…

Keempat, Rocky Gerung adalah sosok yang tidak lagi terikat dengan kebutuhan materi, sehingga dia bisa tampil sebagai manusia merdeka. Entah dia punya bisnis apa sehingga pria yang suka mendaki gunung ini kelihatan enjoi dalam hidupnya dan terkesan materi tidak membebaninya lagi. Orang ini akan bertahan dalam kehebatanya karena tidak akan mudah terpengaruh dengan pengaruh utama dalam kehidupan, yaitu kebutuhan akan materi. Idealismenya terjaga, dan prinsip-prinsipnya akan selalu tegak di atas daun.

Salam dari pelosok bung Rocky… Anda hebat!!!