Kedatangan Tim Sepak Bola Belanda Terkait Kolonial?

Setiap tindakan manusia, disadari atau tidak, pasti memiliki tujuan. Seperti halnya kedatangan Tim sepak bola Belanda ke Indonesia yang akan melakukan pertandingan uji coba tanggal 7 nanti. Dengan susah payah, tim Oranye 18 jam di pesawat, menghadirkan bintang sekelas Robben, dengan penuh kesadaran, memiliki tujuan yang mungkin samar bagi kebanyakan orang.

Saya sebenarnya kurang begitu sreg dengan acara sepak bola yang terlalu banyak mendapat jatah waktu di setiap stasiun tv. Tapi begitu mendengar, dan melihat berita kedatangan Tim yang mengkandaskan Brasil di Piala Dunia kemaren, ada hal menggugah secara sadar dala pikiranku.

Lama berselancar di dunia maya, apa yang saya khawatirkan akhirnya mendapatkan dukungan. Banyak media online memberitakan bahwa kehadiran Tim Nasional Belanda ke Indonesia adalah adanya hubungan darah Indonesia dari beberapa pemain Belanda.

Beberapa pemain rela datang tentu atas intruksi sebut saja De Zeeuw, pemain berusia 30 tahun ini berposisi gelandang. Ada Landzaat, pemain dalam Piala Dunia 2010 dipercaya sebagai Kapten Timnas Belanda. Pemain peranakan Maluku, Gio merupakan pemain yang bisa menggunakan Bahasa Indonesia, meski tidak terlalu fasih, dan masih puluhan pemain lainnya.

Namun betulkah kedatangan tim sepak bola Belanda bukan karena tujuan tersembunyi?. Peluang untuk itu tetap saja ada. Bagi Rijsbergen, mantan pelatih populer mengatakan; kedatangan Belanda ke Indonesia tidak akan memberikan keuntungan bagi permainan tim menjelang Piala Dunia 2014.

tim sepak bola belanda

Peluang Belanda untuk lolos ke Brasil terbuka lebar, beda dengan Indonesia yang masih nangkring di peringkat 170 FIFA. Ini tidak terjadi jika bukan karena hubungan kolonial.

Banyak kemungkinan, bisa saja ada hubungan dengan kedatangan Menteri Luar Negeri Belanda Frans Timmermans di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, 21 Februari 2013 yang sekaligus mengajak Indonesia menyambut pengangkatan Putra Mahkota Pangeran Willem menjadi Raja Belanda. Bisa juga terkait keberhasilannya menggugat ganti rugi bagi keluarga korban pembantaian di Rawagede. Semua mungkin dan mungkin. Yang pasti, kedatangan tim besutan Van Gaal itu diberitakan banyak karena hubungan darah. Jelas, terkait dengan masa kolonial.

Tinggalkan Balasan