Ini Dia Tiga Penyakit Organ Kewanitaan Familiar !

Ibarat kecantikan, kesehatan organ vital patut mendapatkan perhatian utama perempuan. Karena mengabaikan kesehatan organ vital, berarti menantang datangnya berbagai penyakit yang bisa berbuntut panjang dan merugikan bagi perempuan. Ada banyak sekali penyakit yang bisa hadir dalam organ kewanitaan. Saking banyaknya penyakit organ kewanitaan tersebut, bahkan ada penyakit yang datang secara periodik dan seolah mempunyai jadwal tersendiri untuk menyerang anda.

Sedikitnya ada tiga penyakit organ kewanitaan yang bisa mengganggu anda secara periodik, di antaranya:

1. Dysminorhea

Dysminorhea adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruasi. Penyakit ini tentu saja hadir setiap bulan. Dysminorhea ada dua macam, yaitu primer dan sekunder. Dysminorhea primer diduga berasal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh kelenjar kelamin, sedangkan dysminorhea sekunder lahir sebagai akibat dari kelainan kandungan. Sebanyak 5 dari 10 wanita mengalami dysminorhea primer dan 15 % di antaranya mengalami nyeri yang sangat hebat. Dysminorhea ini menyebabkan nyeri yang hebat di perut bagian bawah dan dapat menjalar ke panggul, punggung, dan tungkai.

Tidak seperti sakit kepala yang nyerinya berat dan terus menerus, dysminorhea ini menyebabkan nyeri yang hilang-timbul, meski dalam beberapa kasus memang rasa nyerinya lebih ringan dan terus menerus. Makanya, jangan heran jika hampir setiap bulan anda atau istri anda mengeluhkan sakit pada bagian punggung. Rasanya kaku dan nyeri sekali.

Selain rasa nyeri, dysminorhea juga bisa membawa gejala lain, seperti mual, muntah, pusing, sembelit atau diare, kembung, perut terasa penuh, dan lain-lain. Cara menangani penyakit ini bisa dikatakan mudah, yaitu cukup dengan olahraga rutin dan istirahat yang pas. Anda boleh saja meminum obat asam mefenamat dan sejenisnya, namun tetap waspada dengan efek samping yang ditimbulkan. Jangan sampai membiasakan untuk meminum obat yang satu ini saat dysminorhea anda muncul, karena akan berdampak negative pada organ lain dalam tubuh anda, seperti lambung.

2. Premenstrual Syndrome (PMS)

Apakah teman atau saudara anda pernah uring-uringan hanya gara-gara hal sepele? Atau tiba-tiba menangis tanpa sebab yang jelas? Kenalilah, bisa jadi teman atau saudara anda itu sedang mengalami sindrom yang satu ini. Gejala ini timbul setiap bulan mengikuti masa periodik menstruasi, tepatnya 7-10 hari sebelum menstruasi.

Selain perubahan suasana hati yang mendadak, gejala bawaan PMS bisa berupa perubahan fisik, seperti jerawat, sakit di bagian punggung, nyeri dan kaku pada payudara, dan lain sebagainya. Gejala-gejala ini sangat mungkin untuk dihindari jika perempuan mau mengatur pola makan, mengontrol asupan gizi, berolahraga, dan berisitirahat secara periodik sesuai kebutuhan.

Lalu, bagaimana kita seharusnya memperlakukan perempuan yang sedang PMS? Jika suasana hati yang muncul saat itu adalah melankoli, cobalah memberi perhatian lebih. Namun jika yang muncul adalah kemarahan dan rasa tersinggung, lebih baik anda diam dan let it be. Karena menasehati dia pada saat seperti ini hanya akan memicu suasana yang lebih runyam.

Premenstrual Syndrome (PMS)
Ilustrasi

3. Keputihan

Keputihan datang juga nyaris setiap bulan. Biasanya terjadi karena perempuan kurang menjaga kebersihan pada daerah kewanitaannya. Akibatnya, daerah kewanitaan tersebut ditumbuhi jamur bahkan bakteri yang dapat menyebabkan keputihan. Dari sebabnya saja sudah jelas, bahwa menjaga kebersihan daerah kewanitaan adalah solusi terbaik untuk menghindari penyakit yang satu ini. Tolong jangan abaikan keputihan dan jangan sembarangan mengobatinya saat anda sudah terjangkiti. Mengabaikan dan sembarangan mengobatinya bisa berakibat pada diri anda, bahkan dalam beberapa kasus hal tersebut akan mengakibatkan perempuan susah untuk hamil.

Bukan untuk menakut-nakuti, tapi tiga penyakit organ kewanitaan ini, layak dijadikan perhatian utama. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?. Salam bahagia…

Tinggalkan Balasan