Ini Cara Merawat Bacan Doko Lengkap

Naiknya harga Bacan Doko sebagai batu lokal melebihi batu permata lokal lainnya, seiring berkurangnya bahan Bacan Doko di daerah penghasilnya, membuka peluang bagi penggiat batu permata untuk mencari bongkahan Bacan Doko kemudian merawatnya.

Bacan Doko adalah batu hidup yang cepat berubah. Perubahan yang terjadi disebabkan banyak hal. Dari sinilah, pemikiran merawat Bacan Doko muncul. (baca: Sebab Batu Bacan Terkenal)

Sebelum mengetahui cara merawat Bacan Doko, perlu diketahui jenis dan batu Bacan Doko. Diperlukan kejelian dalam memperhatikan warna, serat dan tingkat kepadatan batu. Hal ini diperlukan untuk mendapatkan batu bacan yang berkualitas baik.

Usahakan memilih bongkahan Bacan Doko berwarna hitam, memiliki serat halus dan bisa dilihat, dan memiliki berat yang memadai, tidak keropos,dan tidak berwarna pucat.

Secara garis besar, cara merawat Bacan Doko kita bagi menjadi dua bagian; pertama Bacan Doko yang sudah tua, biasanya berwarna hitam pekat, menandakan bahannya padat. Dan kedua bahan Bacan Doko yang masih muda. Biasanya berwarna biru, hijau agak muda dan pucat. Banyak terlihat kapur putih dan berpori. (baca juga: Jenis-jenis Batu Bacan)

Cara merawat Bacan Doko hitam

Siapkan cairan isotonik, air oxy, air hujan bercampur sejumput garam, air AC bercampur sejumput garam. Pilih salah satu dari cairan tersebut. Siapkan pula alas Hit elektrik sebagai pemanas. Wadah dari beling, atau plastik tembus pandang agar mudah dipantau. Amplas 400, 500, 1000, 1200, 5000, sampai amplas 7000.

Masukan Bacan Doko yang belum di gosok halus kedalam cairan dalam wadah beling atau plastik tembus pandang agar mudah dipantau, lalu tutup rapat. Simpan semakin lama semakin bagus, lalu lihat perkembangan yang terjadi. Kesabaran sangat menentukan.

Dalam jeda masa penyimpanan, simpan wadah yang terisi Bacan Doko tadi diatas Hit elektrik dalam keadaan ON, gunanya untuk memanaskan. Lakukan langkah ini dengan jeda yang sama, misalnya per hari, per dua hari, dan seterusnya.

Setelah kelihatan ada perubahan, angkat Bacan Doko tadi dan oleskan baby, minyak kemiri, minyak kelapa asli, minyak zaitun, boleh pilih salah satu. Lalu keringkan. Setelah benar-benar kering, lakukan penggosokan dengan menggunakan amplas paling rendah. Jika belum terlihat memuaskan, lakukan langkah pertama, sampai penggosokan menggunakan amplas 7000. Namun jika terlihat memuaskan, bisa langsung digosok full.

Cara merawat Bacan Doko muda

Bacan Doko muda kelihatan lebih pucat warna hitam dan birunya, ketika digosok dengan amplas akan terlihat hitam bekasnya, sulit ketika akan dibentuk karena akan hancur batunya, dan Bacan Doko masih muda cenderung tidak bisa mengkilap.

Karena sifat Bacan Doko muda lebih rapuh dan susah dibentuk, maka perlu dikuatkan dulu. Caranya rendam Bacan Doko muda yang terbungkus tissu dengan air kelapa muda hijau. Semakin lama semakin bagus. Jika air kelapa habis, langsung ganti dengan yang baru, tanpa melakukan pembersihan.

Setelah terasa kuat, maka cara merawat Bacan Doko muda, seperti halnya cara merawat Bacan Doko hitam yang sudah dijelaskan sebelumnya. (baca: Cara Menguji Keaslian Batu Bacan)

Tinggalkan Balasan