Doa Pemikat Hati, Bolehkah? Ini Doa-doa Pemikat Hati !

Sebelum mengetahui doa pemikat hati itu apa, bunyinya bagaimana, dan cara menggunakannya bagaimana, terlebih dahulu kita harus tahu, bahwa doa pemikat hati yang dimaksud di sini adalah sifatnya permohonan sesuai anjuran Allah swt, bukan pengasihan, pelet, sihir, dan sejenisnya. Antara doa, pengasihan, sihir, pelet dan sejenisnya tentu berbeda. Jika sifatnya sihir, pelet, dll, meski itu berasal dari ayat al-Quran, maka hukumnya tidak boleh. (baca: menjawab teka teki doa)

Perbedaan Doa, sihir, dan Mantra

Apa bedanya? Sihir adalah tindakan dengan menggunakan perangkat lain di luar tubuh manusia, seperti batu, kayu, besi, kain dll, dan diamalkan pada waktu-waktu tertentu. Perangkat itu digunakan berdasarkan tujuan. Misalnya, untuk pengasihan menggunakan benda ini, untuk kekayaan menggunakan benda itu, dan seterusnya. Dalam menerapkannya, biasa dibarengi dengan mantra, yaitu bacaan yang digunakan sebagai pengantar ritual sihrnya. Berbeda dengan doa, mantra yang dibacakan sebenarnya juga dibaca oleh jin tanpa sepengetahuan. Mantra itu dimodifikasi atau tidak oleh jin, yang tujuannya agar permohonan pembaca dikabulkannya. (baca juga: doa menjadi pejabat)

Berbeda dengan doa. Doa adalah permohonan kepada yang Maha Pencipta, dan Maha Kuasa sesuai dengan niat dan tujuan tertentu. Doa yang dikabulkan adalah rahmat. Makanya doa yang terbaik adalah jika ucapannya berasal dari firman Allah swt atau sabda Nabi saw. Doa bisa saja dikabulkan seperti permohonan peohon, dan bisa juga dalam bentuk rahmat yang berbeda, tergantung Kuasa dan ketetapanNya.

Rahmat adalah kebaikan. Olehnya itu, doa berbeda dengan sihir. Doa tujuannya dalah kebaikan, sedangkan sihir tujuannya bukan kebaikan. Olehnya itu, doa pemikat hati adalah sarana untuk menggapai rahmat, dan rahmat yang diharapkan berupa seorang terpikat seperti apa yang diniatkan dalam doa. (baca juga: Anda berdoa atau membaca mantra?)

Doa pemikat hati yang diucapkan berulang, rutin pada waktu tertentu, bisa juga dianggap sebagai wirid, dan itu tidaklah dilarang. Fungsi utamanya adalah menggapai rahmat. Naskah ucapannya seperti yang disinggun sebelumnya, yang terbaik adalah jika berasal dari al-Quran atau hadis Nabi saw. “al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin” demikian firman Allah swt.
Lanjut Doa Pemikat Hati

Ini Doa Pemikat Hati

Nah, kita kembali ke topik awal. Apa doa pemikat hati? Yang pertama adalah, jadikan Ayat Kursi sebagai doa, lebih bagus lagi jika menjadi wirid. Orang yang rajin membaca Ayat Kursi biasanya akan diberi kelancaran rejeki, kesejahteraan rumah tangga, keselamatan hidup, permohonan permintaan, termasuk permintaan jodoh, dan permintaan lainnya.

Yang kedua, doa pemikat hati adalah dua kalimat syahadat. Allah dan rasulNya tidak pernah berpisah seperti dalam rangkaian kalimat syahadat. Syahadat isinya adalah pengakuan keberadaan dan kekuasaan Allah swt, serta keberadaan Nabi Muhammad saw sebagai utusan Allah yang membawa kebenaran. Sehinga jika syahadat dibaca berulang, dijadikan sebagai wirid dan doa, sambil mengharap kepada Allah akan perjodohan kita, insyaAllah Allah akan mengabulkan harapan kita untuk bisa berjodoh dengan orang yang kita sayangi.

Jadikan wirid kalimat berikut ini, “wa alqaitu ‘alaika mahabbatan minniy wa litushna’ ‘ala ‘ainiy”. Kalimat ini terdapat dalam surah Thaha. Ayat keberapa? Cari sendiri yah … hehehhe.

Saya kira cukup tiga saja. Tiga bacaan tadi jika dijadikan wirid dan doa dengan niat sebagai doa pemikat hati wanita atau pria, akan sangat ampuh dan mujarab. Allah menganjutkan kita berdoa, Dia pulalah yang mengabulkannya.

Tinggalkan Balasan