Cara Menguji Keaslian Batu Bacan

Ada banyak jenis batu cincin di Indonesia. Itulah Indonesia, negara kaya dengan segudang mutiara mutu manikam, dan milyaran jenis batu. Saking banyaknya, sangat sulit membedakan jenis batu satu dengan lainnya, kecuali jenis itu sudah diuji di laboratoruim. Hal ini pulalah yang membuat maraknya tindak penipuan mengatasnamakan jenis Batu Bacan, padahal dari jenis batu cincin lain. (baca: Mengenal Khasiat Batu Bacan)

Misalnya, Baturaja Bening akan kelihatan sama dengan Batu Bacan jenis Obi. Batu Bacan jenis Doko akan kelihatan sama dengan Badar Besi, Solar Aceh, dan Giok. Batu Bacan biasa yang tembus akan mirip dengan Kalimaya Banten dan lain-lain.

Menguji keaslian Batu Bacan menjadi penting, agar Batu Bacan yang didapatkan benar-benar asli. Bagaimana caranya? Pahami Batu Bacan dan cara mengetahui keaslian Batu Bacan berikut:

Pertama, Batu Bacan jenis apapun memiliki kekentalan batu 7.6 Mohs. Hanya jenis Intan dan Jamrud yang berada di atasnya. Bahkan Batu Bacan mengalahkan kekuatan batu Giok China. Maka, keaslian Batu Bacan ada pada kekuatannya. Batu Bacan pastinya kuat, dibenturkan dengan batu lain, dihempaskan ke lantai, atau ditimpuk batu biasa, Batu Bacan tidak akan pecah, apalagi hancur. Jangan ragu menguji keaslian Batu Bacan dengan membenturkan, menghempaskan, karena Batu Bacan hanya akan rapuh jika didominasi oleh kapur.

Kedua, Batu Bacan memiliki motif dan ciri khas sesuai dengan jenisnya (baca: jenis batu bacan). Khas batu bacan adalah tembus kecuali Batu Bacan itu adalah Batu Bacan biasa yang masih butuh proses. Olehnya itu, keaslian Batu Bacan pada motifnya. Usahakan membandingkan banyak batu cincin dengan Batu Bacan asli agar bisa membedakan motif Batu Bacan itu dengan jelas.

Ketiga, Batu Bacan juga disebut batu hidup. Artinya, Batu Bacan akan berubah warna dan bentuk seiring waktu. Jika Anda menemukan Batu Bacan yang sudah selesai masa proses, maka seiring waktu motif, warna dari Batu Bacan itu akan berubah. Jika tidak, itu bukan Batu Bacan.

Dari ketiga pemahaman mendasar mengenai Batu Bacan tadi, maka menguji keaslian Batu Bacan ada pada kekuatannya, motifnya, dan perubahannya. Silahkan berimprovisasi cara mengujinya, apakah dengan cara alami atau modern. Cara alami misalnya dengan membenturkan, menghempaskan, menyinari dengan senter, atau cara lain. Cara modern, silahkan uji di laboratorium.

Catatan: ada yang menguji keaslian Batu Bacan dengan menggesekan ke gadget layar sentuh. Jika mampu menggerakan dianggap asli, jika tidak maka bukan asli. Oleh penulis, hal ini bukan jaminan, karena besar dipengaruhi oleh model, tipe gadget layar sentuh yang akan digeser, dan kekentalan serat Batu Bacan yang akan diuji. Semakin kental Batu Bacan itu, maka kemungkinan bisa mengeser layar sentuh makin besar, namun sayang terkadang ada Batu Bacan asli, tapi tidak memiliki kekentalan batu yang memadai.

Tinggalkan Balasan

Send this to a friend