Menghapal al-Quran itu Mudah, Tapi…

Kumpulan tulisan suci yang bisa disebut kitab memiliki persyaratan tertentu. Hampir semua agama memilikinya, terlebih lagi agama langitan.

Islam sebagai agama yang paling rasional yang ada di dunia juga memiliki kitab suci yang terdiri dari 6000 lebih ayat, dengan 114 surah. Itulah al-Quran, kitab suci yang didalamnya berisi keterangan ilmiah tanpa pernah ditemukan kesalahan ungkapannya. Baik dari segi fakta, tata bahasa, terlebih informasinya.

15 tahun lalu, ditengah kondisi kehidupan orang tuaku yang sulit secara ekonomi, hadiah terus mengalir apabila dari saya dan saudara berhasil menghapal beberapa surah, ayat maupun jus dari al-Quran.

Ketika orang tuaku yang bijaksana melepas saya untuk sekolah di luar daerah. Beliau berpesan “Tambah hapalan al-Qurannya, jaga baik-baik hapalanmu itu, karena di hari kemudian dia (hapalan) yang akan menjagamu”.

Berbekal pesan itu setiap saat semasa sekolah kuhapal ayat demi ayat dari al-Quran, tidak susah, cepat. Aku bersyukur, karena itulah yang kurasakan. Sehari rangkaian ayat-ayat suci mampu kuhapal setengah jus sampai satu jus. Alhamdulillah.

Apa yang kurasakan ternyata menjadi eforia negatif sehinggan membuatku bermalasan, tiada target, karena semua kuanggap mudah. Kemampuan yang dianugerahkan Tuhan sedianya berhasil dimanfaatkan selama 1 bulanan, ternyata berbada dari apa yang aku temukan. 2 tahun 11 bulan adalah jumlah dari hasil matematis yang aku sendiri tidak tahu asalnya.

perhatian kita terhadap al-Quran.

Waktu berjalan beriringan dengan kesibukan masa muda. Hapalan yang telah kulakukan berbekal pesan orang tua turut mengambil posisinya sendiri. Yah, hapalan itu sedikit demi sedikit hilang. 2 tahun, 3 tahun berlalu. Seakan apa yang kuupayakan akan sia-sia. Sampai aku tersadar, pesan mistik orang tuaku penekanannya bukan terhadap mengahapalnya, tapi menjaganya.

“Tambah hapalan al-Quranmu, jaga baik-baik hapalan itu, karena di hari kemudian dia (hapalan) yang akan menjagamu”. Seperti engkau MENJAGANYA.

MENGHAPAL AL-QURAN MUDAH, TAPI MENJAGANYA TIDAK.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.