Lihin Belawa

Hanya Celoteh Guru | Belawa to The World

Pasang Iklan

Mengapa Harus Pacaran Setelah Menikah? Ini Manfaatnya!

Mengapa Harus Pacaran Setelah Menikah? Ini Manfaatnya!
Mengapa Harus Pacaran Setelah Menikah? Ini Manfaatnya!Reviewed by Harlinah Raufon.This Is Article AboutMengapa Harus Pacaran Setelah Menikah? Ini Manfaatnya!Pacaran sebelum menikah atau pacaran setelah menikah? Jika melihat dari potensi baik buruknya, maka pilihan sudah jelas. Pacaran setelah menikah jauh lebih baik dan jauh lebih bermanfaat. Sayangnya, pola pikir masyarakat sudah dibentuk sedemikian rupa agar menerima aktifitas yang namanya pacaran. Bagi kaum muda apalagi, sudah muncul rasa malu karena tidak memiliki pacar. Dunia betul-betul […]

Pacaran sebelum menikah atau pacaran setelah menikah? Jika melihat dari potensi baik buruknya, maka pilihan sudah jelas. Pacaran setelah menikah jauh lebih baik dan jauh lebih bermanfaat. Sayangnya, pola pikir masyarakat sudah dibentuk sedemikian rupa agar menerima aktifitas yang namanya pacaran. Bagi kaum muda apalagi, sudah muncul rasa malu karena tidak memiliki pacar.

Dunia betul-betul sudah terbalik. Semestinya muda mudi malu dengan aktifitas antara dua manusia berlainan jenis yang berusaha mewujudkan kasih sayang dan cinta mereka. Usaha mewujudkan kasih sayang dan cinta tanpa nalar dan logika di luar bingkai halal karena belum ada akad di antara mereka.

(baca: kerugian pacaran)

Pacaran tentu di bolehkan. Tapi ada masa dan waktunya. Yaitu saat semuanya halal. Halal bagi wanita dan halal bagi pria. Pada masa itu, silahkan salurkan kasih sayangnya sepenuh hati. Tak ada yang melarang, dan malah justeru dianjurkan. Pacaran setelah menikah memiliki manfaat yang banyak, diantaranya;

Pertama, pacaran setelah menikah diibaratkan sepeda baru milik pribadi. Masih belajar mengayuh, kadang terjatuh, kadang lecet, tapi setelah itu semua mudah dan rasa puas tak terhingga. Setelah menikah, jika semua baru, di sana kedua pasangan masih belajar, kadang terjatuh, lecet, tak apa toh sudah halal. Dapat halalnya, dan dapat puasnya.

Kedua, pacaran setelah menikah tidak ada yang dirugikan. Suami kelihatan romantis atau tidak, tak akan ada masalah. Jika isteri yang kurang romantis juga tak ada masalah. Keduanya otomatis akan saling mengisi, saling mencoba mengungkapkan rasa mereka tanpa batas.

(baca juga: berhenti pacaran dengan belajar dari puasa)

Ketiga, pacaran setelah menikah jauh dari kebohongan. Berbeda dengan pacaran sebelum menikah. Kalimat, “kamu begitu cantik” tujuannya untuk mempertahankan agar pria atau wanita menjadi miliknya KELAK. Bisa jadi kalimat itu cuma kebohongan saja. Beda dengan pacaran setelah menikah. Kalimat apapun yang diungkapkan, sifatnya jujur. Bukan buat memiliki kelak, toh sudah milik halalnya.

Keempat, pacaran setelah menikah jauh dari godaan zin4. Setan juga tahu, buat apa se-pasang suami isteri ini digoda untuk berzin4 satu sama lain, toh mereka bisa melakukan hubungan yang dulunya dilarang. Dulunya haram, kini sudah menjadi halal.

pacaran setelah menikahKelima, pacaran setelah menikah menunjukan kualitas asli, original, dan bukan second atau KW Kwan. Bayangkan jika sebelumnya pacaran. Dalam pacaran ada kontak fisik dari dua orang berlainan jenis. Meski kelak mereka menikah, sentuhan setelahnya adalah sentuhan kedua. Sentuhan kedua tidak se-asyik sentuhan pertama, saat masih original.

(baca: cara membuat pasangan tidak jenuh)

Keenam, pacaran setelah menikah akan menjadi warisan bagi anak. Saat anak tahu kalau kedua orang tuanya tidak pacaran, maka anaknya kemungkinan besar akan mengikuti. Sebaliknya saat anak tahu kedua orang tuanya dulu pacaran, maka anaknya akan mengikuti juga. Sampai kapan? Kalau toh saat kedua orang tuanya pacaran biasa saja, adakah jaminan itu juga terjadi sama anak? Bagaimana kalau mereka pacarannya kelewatan?

Ketujuh, hasil penelitian menunjukan pacaran setelah menikah lebih awet kehidupan rumah tangganya dibanding yang pacaran sebelum menikah. Mereka yang pacaran sebelum menikah akan merasa jenuh, kehilangan senjata pamungkas, muncul rasa bosa, meski dimulai dari hal kecil.

Demikian manfaat pacaran setelah menikah. Semoga menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua. Bagikan ke yang lain agar menjadi amal buat kita.

Tags: , ,

Subscribe

Berlangganan gratis bersama 1000+ lainnya. Masukan e-mail, masukan kode, "submit." cek e-mail, klik link konfirmasi. Mari berbagi :)

No Responses

Leave a Reply

five × two =