Lihin Belawa

Hanya Celoteh Guru | Belawa to The World

Pasang Iklan

Jilbab Hati? Isi Hati Siapa yang Tahu?

Jilbab Hati? Isi Hati Siapa yang Tahu?

Acap kita mendengar alasan wanita yang mengaku muslimah tapi enggan memakai jilbab. Alasan beragam, ada yang berargumen batasan makna jilbab, ada yang mengatakan masa penggunaan jilbab yang tak jelas, ada juga mengatakan bahwa nanti memakai jilbab setelah menjilbabkan hati…

Baca: Fenomena Jilboobs

Alasan tak memakai jilbab tetap saja alasan. Intinya adalah tidak taat pada perintah dan hukum Tuhan. Bagaimana berdiskusi tentang kebenaran akan jilbab, kalau perintah Nya saja diabaikan?

Terkhusus untuk alasan terakhir, “Jilbab hati dulu, baru jilbab fisik”. Alasan yang sangat dibuat-buat. Jilbab hati maksudnya adalah membatasi hati dari hal-hal yang tidak benar. Misalnya pikiran buruk, pikiran yang didasari akan nafsu, dan hal negatif yang sumbernya dari hati.

Jilbab hati dengan maksud di atas tentunya sangat bagus, bahkan sejatinya harus dilakukan. Namun janganlah karena alasan jilbab hati lantas mengabaikan jilbab fisik. Sederhana;

Pertama, tak ada perintah Tuhan dalam nash secara langsung tentang jilbab hati. Apa tujuan, bagaimana cara jilbab hati, landasan nash nya apa. Dalam alquran disebutkan bahwa salah satu tujuan berjilbab agar mudah dikenali. Berarti dimaksudkan pada jilbab fisik, karena isi hati siapa yang tahu.

Kedua, sesungguhnya memakai jilbab salah satu bentuk ketaatan hamba pada perintah penciptanya. Tahu atau tidak maksud perintah itu, tahu atau tidak hikmah, keuntungan dari perintah itu, tetap saja perintah itu wajib dilaksanakan.

Seperti halnya, perintah memakai helm bagi pengendara sepeda motor. Itu aturan yang harus dilakukan. Jangan ada lagi alasan “saya tidak memakai helm karena sudah meng-helm-kan hati saya.” Seperti alasan aturan jilbab tadi. Karena aparat penegak hukum tak akan menerima alasan itu.

Ketiga, dalam fase kehidupan selalu dalam tahap proses. Menjadi manusia yang baik pun demikian, selalu dalam tahap proses, bertahap. Laksanakan aturan yang mudah dilaksanakan dulu, jelas, nyata, baru kemudian melaksanakan aturan yang samar. Jilbab hati baik, tapi sifatnya tidak jelas.

Baca: kenapa wanita mesti memakai jilbab

Bukan begitu hai muslimah…

Tags: ,

Subscribe

Berlangganan gratis bersama 1000+ lainnya. Masukan e-mail, masukan kode, "submit." cek e-mail, klik link konfirmasi. Mari berbagi :)

No Responses

Leave a Reply

5 × 2 =