Lihin Belawa

Hanya Celoteh Guru | Belawa to The World

Pasang Iklan

Jangan Sembarangan Cari Isteri. Ini Ciri Dasar Wanita yang Baik Dijadikan Isteri

Jangan Sembarangan Cari Isteri. Ini Ciri Dasar Wanita yang Baik Dijadikan Isteri
Jangan Sembarangan Cari Isteri. Ini Ciri Dasar Wanita yang Baik Dijadikan IsteriReviewed by Mushlihinon.This Is Article AboutJangan Sembarangan Cari Isteri. Ini Ciri Dasar Wanita yang Baik Dijadikan IsteriMemilih wanita yang baik dijadikan isteri jauh berbeda dibanding memilih wanita untuk dijadikan pacar atau teman (baca: kerugian pacaran). Wanita yang kelak menjadi isteri adalah pendamping selamanya, hidup bersamanya dalam biduk rumahtangga yang niscaya berbalut masalah. Dalam keluarga ada bahagia, ada marah, dan pasti ada duka. Mereka, para pria yang suka mempermainkan wanita, justru akan […]

Memilih wanita yang baik dijadikan isteri jauh berbeda dibanding memilih wanita untuk dijadikan pacar atau teman (baca: kerugian pacaran). Wanita yang kelak menjadi isteri adalah pendamping selamanya, hidup bersamanya dalam biduk rumahtangga yang niscaya berbalut masalah. Dalam keluarga ada bahagia, ada marah, dan pasti ada duka.

Mereka, para pria yang suka mempermainkan wanita, justru akan lebih sulit dan cenderung tidak tepat dalam memilih wanita yang baik dijadikan isteri. Kenapa? Karena wanita yang akan dijadikan isteri membutuhkan kejujuran lebih, beda saat menggaet wanita (hanya untuk dijadikan pacar) yang penuh dengan spekulasi dan kebohongan.

Laki-laki harus pilah dan pilih. Teliti dalam menentukan wanita yang baik dijadikan isteri. Karena, wanita yang akan dinobatkan sebagai isteri adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya kelak. Jika wanita itu tidak tepat, maka efeknya langsung menimpa keturunan. Olehnya, artikel ini akan sedikit memberikan gambaran wanita yang paling baik dijadikan isteri.

Pertama, Wanita yang senantiasa menutup aurat. Poin ini saya simpan pertama, karena ciri wanita yang baik adalah menempatkan dirinya “mahal”. Sesuatu yang mahal, tidak pasaran, tidak mudah didapatkan, meski hanya dilihat. Seperti emas, intan, mutiara, yang disimpan di tempat berlapis.

Wanita yang senantiasa menutup aurat, tidak akan susah mengajarkan anak-anaknya berbudi pekerti baik. Dalam keseheariannya, anak akan melihat bagaimana ibunya menjaga martabat, menjadikan dirinya terhormat. Anak secara tidak langsung tahu, bahwa kehormatan itu penting, dan martabat itu perlu. Mereka melihat dari ibunya, isteri Anda.

Bagi Anda yang memilih wanita untuk menjadi isteri, sebisa mungkin hindarilah wanita yang suka memamerkan auratnya. Dengan itu, Anda telah melepas rasa was-was, cemburu, fitnah dari jalang mata laki-laki, terhadap isteri Anda. Karena, seorang laki-laki akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah dari kelakuan isteri.

Kedua, pilih wanita yang menghormati kedua orangtuanya. Makanya, sebelum meminang wanita, penting diketahui, bagaimana dia menghormati orangtuanya. Tidakkah dia sering berkata kasar pada orang tuanya, sering menyakiti mereka, sulit diperintah oleh mereka, bahkan sering membuat mereka menangis dan menderita.

Perlu diketahui, bahwa cinta pertama seorang wanita di dunia adalah cintanya kepada orangtuanya. Argumen rasionalnya, bagaimana mungkin dia bisa berbuat baik kepada cinta kesekian kalinya (suaminya), kalau terhadap cinta pertama, orang yang melahirkan, merawat, dll, dia gagal. Seorang wanita yang durhaka pada orangtuanya, maka sulit dijamin bisa menjadi isteri yang taat pada suaminya, apalagi terhadap mertuanya.

Ketiga, Wanita yang tidak suka pacaran. Untuk lebih radikal lagi, pilih wanita yang tidak pernah pacaran. Jaman sekarang, di mana kita bisa mendapatkan wanita yang tidak pernah pacaran? Banyak, berusahalah, karena wanita yang tidak pernah pacaran dan dijadikan sebagai isteri menyimpan sejuta pesona keindahan untuk suaminya (baca: cara berhenti pacaran).

Guru saya pernah berkata, “kalau kamu akhirnya pacaran juga, jangan kamu nikahi pacarmu”. Kalimat ini maksudnya, laki-laki yang menikahi pacarnya, tidak lagi mendapatkan keindahan “baru” dalam kebersamaanya. Prinsipnya, “tidak ada yang baru, jelek. Jika pacar dijadikan isteri, maka baru itu sudah tidak ada lagi”.

Wanita yang sering pacaran berarti terlatih berspekulasi, syukur-syukur tidak berbohong. Ini dilakukan saat berusaha menjaga hubungannya dengan pacarnya. Akhirnya sifat spekulan itu rawan digunakan saat bersama suaminya. Demi membuat suami senang akhirnya berbohong, akhirnya berspekulasi. Terkait hal itu pula, wanita seperti ini, menunjukkan bahwa dirinya tidak dapat menjaga kehormatannya sebagai wanita mulia.

Keempat, pilih wanita yang tidak suka mengeluh. Peran wanita sebagai isteri di samping suami adalah sebagai motivator keluarga. “Wanita bisa mengeraskan yang lembek, dan melembekan yang keras”. Kalimat glamour ini bermakna peran wanita sebagai kontrol terhadap suaminya.

Bagaimana bisa kalau wanita itu suka mengeluh? Wanita yang tidak suka mengeluh akan membaut suaminya bekerja tanpa beban, selanjutnya membuat suaminya bekerja untuk diri dan anak-anaknya dengan kesadaran penuh, dan bukan menjawab keluhan. Seorang laki-laki yang bekerja untuk menjawab keluhan, akan menjadi sandera bagi isteri. Suami akan mudah berkata pada istirnya, “kan sudah begini, kan sudah begitu”, dan itu didapatkan dari keluhan isterinya sendiri.

Hal penting lainnya, wanita yang suka mengeluh, berarti tidak mensyukuri apa yang diberikan Allah kepadanya. Dia mengeluhkan kondisinya karena membandingkan dengan orang lain yang ia nilai lebih. Untuk mengetahui wanita suka mengeluh atau tidak, dapat melalui teman atau keluarganya.

ciri-wanita-yang-baik-dijadikan-isteriTidak ada wanita sempurna, namun empat poin wanita yang baik dijadikan isteri berdasarkan perilaku keseharian itu adalah dasar bagi laki-laki yang sudah berniat membangun bahtera rumah tangga. Masih banyak sifat wanita terbaik, seperti sabar, tidak matre dan lain-lain. Yang disebutkan di atas adalah pondasi. Cari wanita seperti poin di atas, maka cinta akan datang saat bersamanya membina rumah tangga.

Bagi wanita, jika Anda akan dinobatkan sebagai wanita pilihan dan wanita yang baik dijadikan isteri, hindari sifat tadi lalu lihat apa yang terjadi. Empat sifat tadi perlu latihan, lakukan sedini mungkin dan biasakan.

Salam bahagia

Tags: , , ,

Subscribe

Berlangganan gratis bersama 1000+ lainnya. Masukan e-mail, masukan kode, "submit." cek e-mail, klik link konfirmasi. Mari berbagi :)

No Responses

Leave a Reply

5 × two =