Lihin Belawa

Hanya Celoteh Guru | Belawa to The World

Pasang Iklan

Cara Belajar Kamu Seperti Apa Hayoo ? Ini Cara Belajar yang Baik !

Cara Belajar Kamu Seperti Apa Hayoo ? Ini Cara Belajar yang Baik !
Cara Belajar Kamu Seperti Apa Hayoo ? Ini Cara Belajar yang Baik !Reviewed by Mushlihinon.This Is Article AboutCara Belajar Kamu Seperti Apa Hayoo ? Ini Cara Belajar yang Baik !Manusia diciptakan sempurna. Namun, antara manusia satu dengan manusia lainnya, masing-masing memiliki kemampuan dan daya nalar yang berbeda. Ada orang sekali melihat, objek yang dilihatnya akan selallu teringat. Ada juga harus melihat objek berulang, barulah objek itu mudah diingat. Kenapa demikian? Tak perlu menjawab, karena yang Maha Kuasa itu Adil. Seorang yang mempunyai kelebihan mengingat […]

Manusia diciptakan sempurna. Namun, antara manusia satu dengan manusia lainnya, masing-masing memiliki kemampuan dan daya nalar yang berbeda. Ada orang sekali melihat, objek yang dilihatnya akan selallu teringat. Ada juga harus melihat objek berulang, barulah objek itu mudah diingat. Kenapa demikian? Tak perlu menjawab, karena yang Maha Kuasa itu Adil. Seorang yang mempunyai kelebihan mengingat akan memiliki kekurangan di persoalan lain. Kekurangan itu, bisa jadi adalah kelebihan kamu. Adil kan?

Yang penting untuk diketahui, manusia diciptakan semua memiliki akal. Dengan akal itulah, pengetahuan ilmiah akan diperoleh. Nah, tinggal cara memperoleh pengetahuan itu bagaimana. Kita harus memiliki teknik dan metode yang pas supaya proses belajar atau proses mendapat pengetahuan itu tidak sia-sia.

Tulisan ini akan mengulas sedikit tips bagaimana cara belajar yang pas buat kamu. Secara umum yah… pasalnya, ada tips belajar cocok buat orang lain, namun tidak cocok buat kita. Nah, yang kita bahas adalah cara belajar yang baik secara umum. (baca juga: 10 Tokoh penemu muslim)

Belajar bukan untuk mengejar nilai, tapi untuk mengetahui dan memahami

Kesalahan yang paling sering didapatkan dari para pembelajar, peserta didik, atau siswa, adalah belajar untuk mengejar nilai. “saya ingin belajar, karena nilaiku jelek”. “Ah, saya takut malas belajar, ntar nilaiku pada merah.” Dan seabrek prinsip belajar dan menjadi alasan, dan semua bersandar pada nilai.

Ketahuilah, nilai hanyalah salah satu efek kegunaan dan menjadi hasil belajar. Masih banyak kegunaan lain dari belajar. Masih banyak manfaat pengetahuan akan didapatkan dari ilmu yang diketahui. Kesuksesan besar ditentukan dari apa yang diketahui. Apalah arti nilai bagus jika pada dasarnya ilmu itu tidak diketahui. Biarlah nilai jelek, jika ilmu itu dipahami. Bukankah nilai yang dikejar hanyalah angka 1-9 dan itu hanyalah pemberian dari siapa yang mengajar dan memberi nilai?

cara-belajar-yang-baik

Orang yang belajar dengan niat untuk mendapatkan nilai bagus, tiada yang didapatkan selain nilai bagus itu. Tapi orang yang belajar dengan niat ingin mengetahui ilmu, maka nilainya akan bagus, ilmunya didapatkan, dan manfaat lain menunggu termasuk berkah dari yang Maha Berilmu (Allah swt). Jadi mulai sekarang, belajarlah untuk tahu dan paham, bukan karena nilai buruk, dan bukan karena ingin mendapat nilai bagus.

Jangan selalu menghapal, tapi lebih rajinlah memahami

Intisari dari pengetahuan adalah pemahaman. Menghapal hanya akan membuat pintar sekejap. Jangan mengabaikan hapalan juga, karena menghapal penting untuk tujuan memahami. Banyak kok pelajaran yang menuntut penghapalan sebelumnya. Misalnya, rumus matematika, rumus kimia, perkalian dasar. Tapi ketahuilah, tujuan akhir dari semua itu adalah memahami hakikat dari rumus yang dihapal tadi. (baca: ini yang salah dalam pendidikan kita)

Mudah menghapal maka akan mudah juga melupakan. Berbeda dengan pemahaman. Pahami sesuatu, maka yang dipahami itu akan mudah kita terapkan dengan bahasa dan perilaku kita sendiri. Sebagai contoh, ada definisi sesuatu yang ingin diketahui. Bukalah buku, baca dan pahami. Nah setelah paham, kelak definisi itu bisa kita jelaskan dengan bahasa kita sendiri, bukan dengan bahasa yang digunakan buku tadi.

Lanjut di halaman berikutnya

Tags: , , , ,

Subscribe

Berlangganan gratis bersama 1000+ lainnya. Masukan e-mail, masukan kode, "submit." cek e-mail, klik link konfirmasi. Mari berbagi :)

2 Responses

  1. Ari al-GensetiApril 27, 2016 at 08:48Reply

    Bener banget pak Guru, saya sangat setuju dengan 2 cara diatas, memang banyak dari kita yang mungkin sering menghafal tapi tidak dibarengi dengan pemahaman, mungkin ke 2 cara diatas juga bisa digunakan bagi kita ketika akan menghafal al-Quran ya?
    agar nantinya kita juga paham akan makna-makna dan kandungan yang terdapat pada Al-Quran, terima kasih telah berbagi dan salam kenal pak guru, hehe

  2. Kopi HijauNovember 27, 2016 at 20:02Reply

    iya bener banget, kebanyak dari kita kalo belajar biasnya cuman fokus kepada hafalan, padahal, perlu juga dengan yang namanya pemahaman biar ilmu yang kita pelajari bener-bener bisa bermanfaat

Leave a Reply

3 × 1 =