Ini Tanda Mimpi yang Benar

3364 views

Dalam artikel sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa mimpi itu adalah kejadian yang terjadi saat tertidur. Mimpi sendiri terbagi menjadi tiga macam. Pertama, mimpi karena bisikan hati. Yaitu, mimpi akibat memikirkan hal yang berulang ulang. Selalu ingat HP baru, tokoh idola, sampai terbawa mimpi, misalnya. Mimpi ini tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena sifatnya hanya sugesti pada akal pikiran manusia. Kedua, mimpi buruk, yaitu mimpi yang tidak diharapkan karena menakutkan atau menyedihkan.

(baca: hal yang harus dilakukan saat mimpi buruk)

Dua mimpi yang sudah disebutkan tentu tidak diharapkan, karena mudharatnya lebih banyak dari manfaatnya. Berbeda dengan mimpi yang ketiga, yaitu mimpi yang sumbernya dari kebenaran, sumbernya dari Allah swt. Mimpi seperti ini dialami oleh Nabi dan Rasul serta sebagian orang beriman. Mimpi yang benar berisi petunjuk dari Allah yang diberikan kepada hambaNya melalui mimpi. Persoalan utamanya, bagaimana mengetahui bahwa mimpi yang kita, Anda, saya alami itu benar?

Mengetahui mimpi yang benar tidak dilihat pada konten mimpi. Misalnya, mimpi jadi kaya raya, apakah itu benar dan merupakan petunjuk? Lihatlah pada keadaan orang yang bermimpi. Mimpi yang benar akan datang pada waktu tertentu. Tanda mimpi yang benar akan dilihat dari keadaan orang saat bermimpi. Bagaimana tanda mimpi yang benar?

Pertama, mimpi yang benar akan datang pada orang yang tidur dalam keadaan berwhudu dan tidak dalam keadaan hadas, baik hadas kecil maupun hadas besar. Kenapa demikian? Karena wudhu adalah simbol kesucian, dan setan tidak akan datang pada orang yang dalam keadaan suci. Bukankah mimpi buruk asalnya dari setan?

(baca: mimpi menurut Quraysh Shihab)

Kedua, mimpi datang dan membuat orang yang bermimpi terbangun tiba tiba. Jika mimpi ini datang, kemungkinan besar itu adalah mimpi yang benar. Karena mimpi buruk adalah hasil karya setan dalam buaian yang lama, maka mimpi yang benar tidak membuat orang yang bermimpi terbuai.

Ketiga, mimpi yang dialami selalu diingat dan datangnya berulang dengan kejadian mimpi yang sama. Misalnya, mimpi didatangi orang berjubah putih menyampaikan pesan tertentu. Mimpi itu hadir saat suci dari hadas, berwudhu sebelum tidur, dan membuat bangun secara tiba-tiba. Lalu mimpi itu selalu diingat dan berulang saat tidur kembali. Maka kemungkinan besar, mimpi itu adalah petunjuk.

(baca juga: mimpi buruk dilarang diceritakan kepada orang lain)

Demikian tanda mimpi yang benar. Ketiga tanda mimpi yang benar tadi disadur dari pendapat banyak ulama, termasuk guru penulis sendiri. Biasakan selalu berlindung kepada Allah swt melalui ta’awudz, shalat dan sabar. Petunjuk Allah akan datang kepada orang yang beriman. Caranya berbeda termasuk melalui mimpi.

Sebarkan dan bagikan kepada yang lain!

Tags: #Mimpi #Setan