5 Hal ini Akan Membuat Pasangan Tidak Jenuh

10077 views

Jenuh terhadap pasangan jangan dianggap hal sepele. Apalagi bagi pasangan yang sudah mengarungi kehidupan rumah tangga selama bertahun-tahun. Perlu diingat bahwa cinta itu hidup secara dinamis, siklusnya turun naik sesuai dengan kondisi seseorang. Tiap hari kamu hidup dengan suami atau istri kamu, tiap hari kamu melihatnya, berinteraksi, tiap hari bicara, tiap hari berhadapan, tiap hari berhubungan, maka mau tidak mau akan ada suatu waktu muncul perasaan jenuh terhadap pasangan. (baca: tips membina hubungan tanpa perselisihan)

Perasaan jenuh atau bosan, jika dibiarkan tentu akan berdampak buruk terhadap hubungan selanjutnya. Kesulitan-kesulitan akan muncul. Sulit bicara, sulit bercanda, karena rasa jenuh lebih dominan. Nah, jika demikian bagaimana agar pasangan tidak jenuh? Berikut tipsnya

Pertama, biasakan memanggil pasangan dengan panggilan kesayangan. Kedengarannya akan sedikit lebay jika tidak terbiasa. Tapi akan biasa biasa saja jika ini kerap dilakukan. Jangan mau kalah dengan muda mudi di luar sana saat mereka melakukan pacaran. Kenapa saat halal panggilan sayang terhadap pasangan justru disepelekan?

Mari kita belajar pada keharmonisan rumah tangga Rasulullah saw ketika memanggil Aisyah ra dengan panggilan kesayangan dan mengabarkan kepadanya berita yang membuat jiwa Aisyah menjadi sangat bahagia. “Ya Humairah” kata Rasul kepada isterinya. Tak mengapa kita menggunakan panggilan berbeda asal panggilan itu adalah panggilan kesayangan kepada pasangan. Missal nih ya “honey”, “bungaku”, dll.

Kedua, jangan sungkan untuk mengajak pasangan kencan. Kencan itu hak semua orang. Bahkan kakek nenekpun kalo mau kencan juga berhak. Nah kencan ini cara paling efektif untuk memupuk rasa cinta dan menyingkirkan rasa jenuh pada pasangan. Jika ada kesempatan, jangan sungkan untuk mengajak pasangan berkencan di suatu tempat yang romantis.

Ketiga, makan di satu tempat. Makan di rumah itu hal biasa. Isteri masak buat suami, sepulang suami menyantap makanan itu dengan di temani isterinya. Tapi tak ada salahnya mencoba menghindari kejenuhan dengan mengajak pasangan makan di luar, dan di tempat yang romantis, apalagi dengan mengajak anak-anak. (baca: kebahagiaan pernikahan)

Menciptakan tradisi makan bersama itu perlu. Walaupun nggak mesti tiap makan harus bareng. Setidaknya ada satu waktu yang bisa kamu pergunakan untuk makan bersama . bahkan tak ada salahnya kalo kita makan sepiring berdua. Walaupun menu sederhana asal besama-sama itu rasanya nikmat.

Dalam sejarah yang dijelaskan dalam hadis, Rasulullah saw pernah berbagi air minum dalam satu gelas dengan Aisyah dan kadang juga sepiring berdua. Bahkan Rasulullah saw sesekali memegang tangan Aisyah ra.

Keempat, saling memberi kejutan pada pasangan. Kembali belajar pada kisah Rasulullah saw, kerap memberikan kejutan terhadap isterinya. Dan siapa sangka kejutan/ surprise itu akan membuang rasa jenuh terhadap pasangan jauh-jauh.

Misalnya saja, untuk mensyukuri nikmat hari ulang tahun pernikahan kamu buatkan kue untuk pasangan kamu. Tidak ada angin, tidak ada hujan, kamu membuatkan masakan kesukaan pasanganmu. Sekali-kali sepulang kerja bawakan pasanganmu makanan, pakaian baru atau apapun yang menjadi kesenangannya. Kejutan-kejutan seperti itu bisa menambah kesan romantis dan membuang rasa jenuh terhadap pasangan.

Kelima, bercanda bersama pasangan. Terkadang pasangan yang sudah lama hidup bersama lupa bercanda terhadap pasangannya. Apalagi keluarga yang sibuk dengan pekerjaan duniawi. Lelah pulang kerja, istirahat, sampai kerja kembali, dan akhirnya lupa bercanda pada pasangannya.

Aisyah sendiri tidak pernah canggung dengan Rasulullah saw suaminya. Ia bahkan sering bersenda gurau dan bersikap manja tatkala berdua dengan Rasulullah saw. Kebiasaan ini bisa ditiru kita sebagai umatnya. Karena bercanda bersama pasangan akan memupuk rasa kasih saying terhadap pasangan dan keluarga, akan membuang rasa jenuh terhadap pasangan.

Tags: #Cinta #Isteri #Suami

Leave a reply "5 Hal ini Akan Membuat Pasangan Tidak Jenuh"

Author: 
author
Identitas yang sedikit sulit dieja. Nama Lengkap: Mushlihin al-Hafizh, Guru, Alamat: Sengkang Kab. Wajo – Sulawesi Selatan. Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, masa PMP dan PSPB. Kontak @Mushlihin_lihin PIN: 2632A877