Pendidikan Anak di Rumah; Keuntungan Bagi Orangtua

3523 views

Puluhan motor megeluarkan bunyi yang memekakkan telinga. Dikendarai oleh anak dengan usia sekolah. “Biasa malam Minggu, itu sudah lumrah”. Kata pria paruh baya di sampingku. “Kalau malam Rabu?” Tanyaku. “Anak-anak kan juga butuh refreshing, seperti halnya orang tua, melepas penat setelah bekerja seminggu”. Aku terdiam. Ada benarnya, namun dari percakapan tersebut, sebenarnya kita sudah terjebak dan melupakan pendidikan anak di rumah.

Pendidikan anak di rumah dan di sekolah tentu memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Jika boleh merangkum; 1) Pendidikan di sekolah lebih condong pada pembelajaran, sedangkan pendidikan anak di rumah bisa keduanya dan lebih luas memaknai tujuan pendidikan. 2) Pendidikan anak di rumah tidak terikat dengan tempat, waktu, jadwal, kurikulum, dll, yang kesemuanya tidak luput dari kekeliruan yang berpengaruh terhadap tujuan pendidikan itu sendiri. Beda dengan pendidikan di sekolah. 3) Pendidikan anak di sekolah memiliki target faktual; nilai, rapor, catatan siswa, dan hal lainnya. Berbeda dengan di rumah, targetnya satu, anak lebih baik. 4) Pendidikan di sekolah harus diramu menghadapi anak yang heterogen. Itulah sebabnya, terkadang suatu metode tidak cocok untuk semua anak. Beda dengan pendidikan anak di rumah.

Berdasarkan Undang-Undang, tanggung jawab pendidikan, salah satunya oleh orang tua. Tafsirnya bahwa, pendidikan anak di rumah adalah suatu hal yang penting dan sifatnya wajib, karena merupakan tanggungjawab. Sebenarnya, pendidikan anak dirumah secara tidak langsung juga menjadi sarana pendidikan bagi orang tua. Setidaknya ada beberapa keuntungan bagi orangtua lebih jika mendidik anak di rumah;

Pertama: Keteladanan

Memberikan keteladanan pada anak sebenarnya merupakan pembelajaran bagi orang tua. Misalnya, orang tua yang sedikit malas akan merasa khawatir sifat malas itu menular pada anaknya. Akhirnya merasa bahwa hal itu minimal tidak diketahui oleh anak, atau merubahnya. Bahwa keteladanan adalah sarana terpenting dalam pendidikan yang memiliki pengaruh yang sangat besar. Orang tua adalah contoh paling tinggi bagi anak. Anak tetap akan mengikuti perilaku dan akhlaknya, baik sengaja atau pun tidak.

Kedua: Bimbingan

Anak butuh bimbingan. Lalu bagaimana orangtua bisa membimbing anak jika orangtua sendiri butuh bimbingan? Kesadaran inilah kemudian memaksa orangtua belajar ulang, atau minimal mempelajari sesuai kebutuhan bimbingan yang akan diberikan kepada anak.

Ketiga: Kebiasaan

Apapun yang diajarkan kepada anak, butuh pembiasaan. Seorang anak yang terbiasa hidup secara teratur, maka ia akan menjadi sebuah kebiasaan. Dengan pembiasaan maka urusan yang banyak akan menjadi mudah. Jika pembiasaan dipadukan dengan keteladanan, maka orangtua mau tak mau juga harus membiasakan melakukan apa yang diajarkan kepada anak, dan tentu hal ini menjadi keuntungan secara tidak langsung.

Pendidikan anak di Rumah

Kesimpulannya, pendidikan anak di rumah pada dasarnya merupakan pendidikan bagi orangtua itu sendiri. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampau. Pendidikan anak di rumah secara tidak langsung memberikan kemudahan bagi orang tua untuk belajar dan membiasakan sesuatu yang akan dipelajari oleh anak.

Salam bahagia

Tags: #Anak #Belajar #Education #Orangtua

Leave a reply "Pendidikan Anak di Rumah; Keuntungan Bagi Orangtua"

Author: 
author
Identitas yang sedikit sulit dieja. Nama Lengkap: Mushlihin al-Hafizh, Guru, Alamat: Sengkang Kab. Wajo – Sulawesi Selatan. Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, masa PMP dan PSPB. Kontak @Mushlihin_lihin PIN: 2632A877