Wanita yang Memiliki Rasa Malu Itu, Idola !

7682 views

Bukti bahwa kebaikan itu ada, adalah “seburuk-buruk pria, tetap saja mencari wanita pendamping wanita yang baik.” Wanita yang baik adalah wanita yang mampu memposisikan dirinya laik untuk dihargai. Salah satu contohnya adalah wanita yang memiliki rasa malu. Wanita yang memiliki rasa malu itu pasti baik, dan wanita yang baik itu pasti disukai oleh pria. So ?.

Perlu dimatangkan pemahaman bahwa malu itu beda dengan minder dan pendiam. Terkadang sedikit sulit membedakan ketiga hal ini. Secara sederhana, malu adalah terkendalinya jiwa dari perbuatan tercela, hina dan sesuatu perbuatan yang buruk. Malu adalah sebuah perasaan yang bersumber dalam jiwa bersih pemiliknya. Malu berdekatan dengan keimanan. “Iman mempunyai 60 cabang, salah satu cabangnya adalah malu.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Daud).

Sedangkan minder adalah sikap yang berasal dari kebingungan yang muncul pada diri manusia sebagai akibat dari situasi tertentu. Minder terkait dengan interaksi manusia. Minder lebih disebabkan effect dari kondisi eksternal. Sedikit berbeda dengan pendiam, yaitu kecenderungan untuk tidak mau berbicara, atau mengeluarkan suara. Secara kasat mata, orang pendiam tampak sebagai pemalu, dan orang pemalu tampak seperti pendiam. Tapi orang pendiam belum tentu pemalu, dan orang yang pemalu belum tentu diam. Konteks pendiam lebih menjurus pada komunikasi belaka, minder komunikasi dan sikap, dan malu lebih jauh dari itu.

Kebanyakan wanita yang memiliki rasa malu cenderung pendiam, meski banyak wanita yang memiliki rasa malu namun tidak pendiam. Bagi saya itu bukan maslah, karena hakikat dari malu adalah akhlak yang muncul dalam diri untuk meninggalkan keburukan, mencegah diri dari kelalaian dan penyimpangan terhadap hak orang lain. Jadi, meski seorang wanita, tidak pendiam tapi mencegah diri dari kelalian akan dosa yang muncul dari dalam dirinya, wanita itu dikatakan memiliki rasa malu.

Wanita Pemalu

Sebenarnya tanpa agamapun, malu ada dalam diri manusia. Agama hadir untuk menyempurnakan akhlak. Jika seorang yang memiliki rasa malu meski tidak memiliki pengetahuan sedikitpun, diperlihatkan padanya suatu hal yang jorok, maka malu itu adalah malu fitrawi. Demikian pula, ketika memperlihatkan aurat di depan umum, rasa malu muncul. “Orang yang menjadikan sifat malu sebagai pakaiannya, niscaya orang-orang tidak akan melihat aib dan cela pada dirinya.” Kata Ali bin Abi Thalib ra.

Wanita yang memiliki rasa malu itu idola karena didalam jiwanya masih bisa merasakan kebenaran dan mengaktualisasikannya dengan rasa malu. Fitrah wanita sebagai manusia adalah baik. Rasa malu yang muncul secara fitrawi, adalah gambaran bahwa wanita tersebut bisa mengaktualkan hal baik dari dalam dirinya. Selain itu, sifat malu berada dalam diri seseorang yang beriman. Sebab, rasa malu adalah pancaran iman. Artinya, wanita yang memiliki rasa malu, pun memiliki pancaran iman.

Ada sebuah hadis Nabi, yang juga bisa dijadikan argumen, wanita yang memiliki rasa malu itu idola; “Sifat malu tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan,” (HR. Bukhari). Artinya, wanita yang memiliki rasa malu memiliki harapan mendapatkan kebaikan dari sifat malu yang dimilikinya. Dan seperti dalam paragraph awal, seburuk-buruk pria pasti berharap mendapat wanita yang baik.

Tags: #Cinta

Leave a reply "Wanita yang Memiliki Rasa Malu Itu, Idola !"

Author: 
author
Identitas yang sedikit sulit dieja. Nama Lengkap: Mushlihin al-Hafizh, Guru, Alamat: Sengkang Kab. Wajo – Sulawesi Selatan. Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, masa PMP dan PSPB. Kontak @Mushlihin_lihin PIN: 2632A877