Sebutan Baru ICW dari Para Politisi

1691 views

Sebutan baru ICWSiapa yang tak kenal ICW?. Mungkin ada dan banyak. Tapi koruptor mana yang tak kenal ICW?. Hehehe, pasti para koruptor kenal dan mungkin berusaha kenal dengan Organisasi non-pemerintah (NGO) ini. Karena visinya tertuang jelas; mengawasi dan melaporkan kepada publik mengenai aksi korupsi yang terjadi di Indonesia.

ICW singkatan dari Indonesian Corruption Watch. Organisasi ini kerjanya aktif mengumpulkan data-data korupsi para pejabat tinggi negara, mengumumkannya pada masyarakat dan jika perlu, melakukan gugatan class-action terhadap para pejabat yang korup. Demikian sebagian yang tertulis di Wikipedia.

Melihat referensi dari berbagai sumber, kerja utama dari ICW intinya adalah korupsi. Dari namanya, tersirat tak ada fokus lain, kecuali mungkin terkait dengan korupsi. Nah, dengan logika nyentrik, jika tak ada korupsi, maka ICW akan ganti nama, ganti organisasi, atau anggotanya tak akan punya kerja lagi.

Akhir-akhir ini, ICW ramai dibicarakan di pelbagai media. Pasalnya, menjelang Pemilu, organisasi besutan Teten ini merilis sejumlah nama politisi yang dianggap tidak pro pemberantasan korupsi. Hal ini diungkapkan peneliti ICW Donald Fariz di Kantor ICW. Meski dengan belbagai indikasi, sontak politisi yang disebut menjadi berang. Dan dari sinilah akhirnya Sebutan ICW bermunculan.

Sebutan baru ICW yang pertama dari Marzuki Ali, ketua DPR RI yang mengatkan, “ICW bukan malaikat.” Ucapan ini dilontarkan ketika ditanya mengenai sikapnya terhadap penyebutan namanya dalam rilis tersebut. Sebutan ini seakan mengindikasikan kalau ICW sok tahu.

Sebutan baru ICW kedua dari politisi PKS, Hidayat Nurwahid, dia mengatakan, “ICW jangan mengorupsi kebenaran.” Hal ini dilontarkan dengan membandingkan pujian Dahlan Iskan terhadap Zulkieflimansyah karena pernah menolak suap.

Sebutan baru ICW ketiga, ini dari beberapa politisi. Bahwa lembaga ini adalah lembaga penerima pesanan. Meski anggota ICW membantah hal tersebut, gelar ini cukup masuk akal. Pasalnya, banyak indikasi dari penyebutan nama itu belum mempunyai kekuatan hukum tetap, apalagi kisruh politik yang makin memanas menyambut pemilu 2014.

Lalu apa Sebutan baru ICW dari rakyat, kita tunggu saja…

Leave a reply "Sebutan Baru ICW dari Para Politisi"

Author: 
author
Identitas yang sedikit sulit dieja. Nama Lengkap: Mushlihin al-Hafizh, Guru, Alamat: Sengkang Kab. Wajo – Sulawesi Selatan. Pernah menempuh pendidikan di Sekolah Dasar, masa PMP dan PSPB. Kontak @Mushlihin_lihin PIN: 2632A877